Poktan di Galur Kulon Progo Terima Bantuan dari Kementan RI,

Fasilitas yang diberikan berupa bangunan, peralatan untuk mengolah cabai, hingga kendaraan sebagai sarana pengangkut dan transportasi

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Pj Bupati Kulon Progo, Srie Nurkyatsiwi (tengah), saat melihat proses pengemasan cabai merah keriting hasil panen di Bangsal Pascapanen di Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur, Selasa (05/11/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kelompok Tani (Poktan) Wahana Tani Gupit, Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur, Kulon Progo mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Bantuannya berupa Bangsal Pascapanen dan Pengolahan Komoditas Hortikultura.

Peresmiannya dilakukan pada Selasa (05/11/2024) oleh Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo, Srie Nurkyatsiwi.

Ia pun turut melakukan panen cabai merah, yang merupakan komoditas hortikultura, secara simbolis.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura (PPHH), Kementan RI, Ofi Nidausoleha, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program telah dilakukan sejak 2021 lalu.

"Sejak 2021 hingga 2024, kami sudah memberikan fasilitas serupa kepada lebih dari 700 poktan di seluruh Indonesia," ungkap Ofi.

Pembangunan fasilitas tersebut menghasilkan biaya sebesar Rp226.500.000,00.

Fasilitas yang diberikan berupa bangunan, peralatan untuk mengolah cabai, hingga kendaraan sebagai sarana pengangkut dan transportasi.

Baca juga: Kankemenag Kulon Progo Bersinergi dengan LAZ Al Azhar, Bina 10 UMKM Penerima Manfaat PEU

Menurut Ofi, program Bangsal Pascapanen bertujuan agar petani mampu memaksimalkan hasil panen hortikultura seperti cabai.

Seperti mengolahnya menjadi berbagai bentuk agar memiliki nilai tambah.

"Kami ingin dari Poktan tumbuh pelaku UMKM yang digerakkan dari Kelompok Wanita Tani (KWT)," jelasnya.

Ofi pun berharap agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh petani setempat.

Terutama untuk memotivasi mereka agar bisa menjadi petani yang mampu berkembang sebagai pelaku usaha.

Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo, Srie Nurkyatsiwi menyatakan cabai merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan.

Cabai merah paku dari Kulon Progo sendiri sudah dikenal luas karena kualitasnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved