Tips Kesehatan
10 Cara Mengatasi Keringat Berlebih atau Hiperhidrosis dengan Perubahan Gaya Hidup Sehat
Hiperhidrosis menyebabkan produksi keringat secara berlebih, ada yang merupakan bawaan sejak lahir, bisa juga dipicu oleh berbagai hal,
Penulis: Santo Ari | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Berkeringat adalah proses alami tubuh untuk mengatur suhu dan menjaga keseimbangan cairan serta elektrolit.
Keringat dihasilkan oleh kelenjar keringat yang tersebar di seluruh tubuh, terutama di area seperti ketiak, telapak tangan, dan kaki.
Ketika suhu tubuh meningkat, kelenjar ini melepaskan cairan yang sebagian besar terdiri dari air dan garam, yang kemudian menguap dan membantu mendinginkan tubuh.
Berkeringat juga bisa dipicu oleh emosi, seperti kecemasan atau stres, yang menyebabkan peningkatan aktivitas sistem saraf.
Namun, bagi sebagian orang, berkeringat dapat terjadi secara berlebihan atau di luar situasi yang wajar, yang disebut sebagai hiperhidrosis.
Melansir dari Ditjen Yankes Kemenkes RI, kondisi berkeringat berlebih (hiperhidrosis) dapat terjadi karena kerja kelenjar ekrin yang terlalu aktif, sehingga kelenjar ekrin yang berada di seluruh tubuh mengeluarkan keringat.
Hiperhidrosis menyebabkan produksi keringat secara berlebih, ada yang merupakan bawaan sejak lahir, bisa juga dipicu oleh berbagai hal, seperti gangguan psikologis seperti stres, cemas, siklus menstruasi dan menopause, kehamilan, infeksi hingga penyakit seperti hipertiroid atau hipoglikemia, mengkonsumsi makanan pedas dan lain-lain.
Baca juga: 4 TIPS Mengtasi Tubuh Lemas karena Begadang
Faktor penyebab keringat berlebih dapat ditangani atau diatasi dengan berbagai cara, baik medis maupun non medis.
Berikut beberapa gaya hidup sehat yang dapat mengatasi keringat berlebih :
1. Menggunakan semprotan antiperspirant. Zat aktifnya bekerja mencegah keringat berlebih dengan mnghalangi keringat keluar.
2. Kenakan baju yang mudah menyerap keringat dan nyaman dipakai.
3. Hindari makanan pemicu, makanan pedas seperti cabai, lada, jahe sampai minuman panas yang dapat menyebabkan tubuh berkeringat.
4. Mandi dengan menggunakan sabun antibakteri untuk mengontrol keringat berlebih dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan tak sedap.
5. Kurangi asupan kafein dalam makanan atau minuman.
6. Lakukan manajemen stres.
| 7 Manfaat Kembang Kol bagi Kesehatan dan 3 Efek Sampingnya |
|
|---|
| Menggertakkan Gigi Saat Tidur: Pennyebab, Efek, dan Cara Mengatasinya |
|
|---|
| Makanan Aneh yang Ternyata Super Sehat, Kaya Nutrisi yang Terkandung di Dalamnya |
|
|---|
| Nasi Kemarin Sore Lebih Sehat untuk Cegah Gula Darah Naik, Ini Faktanya |
|
|---|
| Kentut Ternyata Bisa Jadi Indikator Kesehatan Usus yang Baik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hiperhidrosis-atau-produksi-keringat-berlebih_2.jpg)