Pilkada Gunungkidul 2024

Bawaslu Gunungkidul Ajak Pemilih Muda Berperan Aktif Awasi Pilkada 2024 

Bawaslu Kabupaten Gunungkidul mengajak pemilih muda untuk berperan aktif dalam mengawasi setiap tahapan Pilkada 2024.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
ist
Ilustrasi : Pilkada 

Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul mengajak pemilih muda untuk berperan aktif dalam mengawasi setiap tahapan Pilkada 2024.

Anggota Bawaslu Kabupaten Gunungkidul Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) Mugi Hartana mengatakan keterlibatan pemilih muda sangat dibutuhkan untuk memastikan pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, dan transparan, khususnya saat tahapan kampanye yang kini sedang berlangsung.

"Pemilih pemula memiliki peran yang sangat strategis dalam mengawasi Pilkada. Sebab, kelompok ini akrab dengan teknologi dan informasi, sehingga mereka dapat dengan mudah mengakses berbagai sumber terkait pilkada dan potensi kecurangan,"ujarnya pada Minggu (20/10/2024).

Dalam Pilkada kali ini, setidaknya 35-40 persen pemilih berasal dari kalangan anak muda.

Dengan rincian, jumlah pemilih milenial sebanyak 163.935 orang, gen Z 113.180 orang, gen X 172.620 orang, baby boomer 132.752 orang, dan lansia 29.934 orang.

"Maka dari itu, pemilih muda dapat berkontribusi secara aktif dengan terlibat sebagai bagian dari penyelenggara pemilu, ikut serta dalam pengawasan partisipatif, dan berperan sebagai pemantau pemilu,"paparnya.

Menurutnya, pemilih muda merupakan sektor potensial dalam meningkatkan kualitas Pilkada, oleh karena itu pengetahuan, pemahaman dan kesadaran politik pemilih muda harus terus dibangun.

Sebab, peran pemilih muda bisa memberikan penyadaran serta gagasan politik sehat kepada masyarakat secara luas sehingga pilihan politik berbebas SARA dan kampanye hitam.

"Para pemilih muda juga diharapkan bisa menyaring mana yang perlu disebarluaskan dan mana yang tidak, sehingga pelaksanaan Pilkada  bisa lebih damai dan demokratis,"tandasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved