Rangkuman Pengetahuan Umum
Rangkuman Materi PAI Kelas 11 SMA Bab 1 Tentang Penjelasan Berfikir Kritis Kurikulum Merdeka
Berpikir terambil dari bahasa Arab yakni الفكر yang artinya kekuatan menembus suatu obyek, sehingga menghasilkan pengetahuan.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Kali ini kita akan membahas materi Pendidikan Agama Islam Kelas 11 SMA Bab 1 tentang Penjelasan Berfikir Kritis.
Ada beberapa pembahasan yang terdapat dalam Bab 1 Pendidikan Agama Islam.
Pembahasan ini antara lain, ada menelaah hukum bacaan, arti dan kandungan ayat yang menjelaskan tentang berfikir kritis.
Lalu, ada juga tentang beberapa hadis tentang berfikr kritis,dalil dan makna dari Semangat Mencintai IPTEK.
Serta yang akan kita bahas ini nanti yakni terkait Penjelasan Berfikir Kritis.
Materi ini dilansir dari buku siswa Kelas 11 SMA Pendidikan Agama Islam karya Abd. Rahman dan Hery Nugroho.
Baca juga: Ringkasan Materi PAI Kelas 11 Bab 3 tentang Menjauhi Perkelahian antar Pelajar Kurikulum Merdeka
Penjelasan Terkait Berfikir Kritis
Berpikir terambil dari bahasa Arab yakni الفكر yang artinya kekuatan menembus suatu obyek, sehingga menghasilkan pengetahuan.
Jika pengetahuan itu didukung bukti-bukti yang kuat dinamakan علم/'ilm.
Jika buktinya belum meyakinkan namun kebenarannya lebih dominan disebut ظن/dhann/dugaan.
Selanjutnya, jika kemungkinan benar dan salahnya seimbang disebut شك syak/keraguan.
Sementara jika tidak didukung bukti, atau bukti tersebut lemah, sehingga kemungkinan salahnya lebih besar disebut وَهْمُ wahm.
Banyak ditemukan ayat al-Quran yang berbicara tentang pengetahuan yang bersumber pada akal pikiran atau rasio.
Perintah untuk menggunakan akal dengan berbagai macam bentuk kalimat dan ungkapan merupakan suatu indikasi yang jelas untuk hal ini.
Tetapi, tidak sedikit paparan ayat-ayat yang mengungkap tentang pengetahuan yang bersumber pada intuisi (hati atau perasaan) terdalam.
Menata ulang cara berfikir, mendayagunakan akal dan menimbang-nimbang sebuah problematika untuk menjadi solusi.
Selain itu juga menemukan kebenaran dan menjadi hal yang niscaya.
Itulah sebabnya menekankan agar akal pikiran kita harus dijaga betul, jangan sampai diperlemah.
Baik dari faktor internal ataupun eksternal, misalnya tidak mendayagunakan.
Sebab apa ?
Sebab kemalasannya, minim ikhtiar, apalagi jika sudah mengkonsumsi minuman keras, narkoba atau zat adiktif yang jelas merusak otak.
Sehingga kita menjadi manusia yang lemah sebab pikiran kita tidak mau untuk diajak berfikir.
Sampai sini apakah Anda dapat memahami apa itu berfikir kritis?
Pada dasarnya berfikir kritis merupakan ciri khas manusia, sebab kemampuan berpikir manusia menjadi makhluk yang dimuliakan Allah SWT.
Sebagai makhluk yang dimuliakan oleh Allah Swt, maka alangkah baiknya kita bisa menjadi manusia yang bisa memanfaatkan akal kita untuk berfikir kritis dan meninggalkan kemalasan
(MG Syefia Syalsya)
Berapa Lama Lalat Terbang dalam Sehari? Ini Penjelasan Ilmiahnya |
![]() |
---|
Mengapa Hari Anak Nasional Diperingati Setiap 23 Juli? Begini Sejarahnya |
![]() |
---|
21 Suku Terbesar di Indonesia: Asal Daerah, Ciri Khas, dan Keunikan Budaya Masing-Masing |
![]() |
---|
Penjelasan Lengkap Hewan Berdarah Panas dan Berdarah Dingin: Perbedaan, Ciri, dan Contohnya |
![]() |
---|
Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 10 Bab 2 : Pengertian, Ciri, Tujuan Teks Anekdot |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.