Rangkuman Pengetahuan Umum
RINGKASAN Materi IPAS Kelas 5 SD BAB 8 Kurikulum Merdeka : Mengenal Permasalahan Lingkungan di Bumi
Berikut ringkasan materi IPAS kelas 5 SD BAB 8 topik C kurikulum merdeka yang membahas permasalahan hingga dampak masalah lingkungan di bumi.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM – Pada kesempatan ini kita akan membahas materi mengenai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas 5 SD Bab 8 dengan tema “Bumiku Sayang, Bumiku Malang”.
Dilansir dari buku mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas 5 SD Kurikulum Merdeka yang ditulis oleh Amalia Fitri Ghaniem, dkk, 2021.
Namun, kali ini akan berfokus membahas materi yang ada pada Bab 8 Topik C : Permasalahan Lingkungan Mengancam Kehidupan.
Pada Topik C ini siswa akan belajar dan memahami materi yang berkaitan dengan permasalahan lingkungan di bumi, penyebab masalah pada lingkungan, hingga dampak permasalahan lingkungan.
Baca juga: RINGKASAN Materi IPAS Kelas 5 SD BAB 8 Kurikulum Merdeka : TOPIK B Oh, Lingkungan Jadi Rusak
Sumber Daya Alam di Bumi
Manusia selalu bergantung dengan sumber daya alam yang ada di bumi. Bumi menyediakan makanan dan bahan lain untuk kebutuhan manusia sehingga bisa bertahan hidup.
Sumber daya alam yang disediakan bumi meliputi air, udara, tanah, tumbuhan, hewan, sinar matahari, dan masih banyak lagi.
Manusia membutuhkan udara yang bersih untuk bisa bernapas. Air digunakan manusia untuk minum, mandi, dan mencuci.
Tumbuhan seperti padi dibutuhkan sebagai salah satu sumber bahan pokok.
Hutan menghasilkan kayu untuk kebutuhan bahan konstruksi, misalnya membangun rumah.
Jika kayu di hutan terus diambil tanpa melakukan penanaman kembali akan berakibat hutan gundul.
Hutan yang gundul tidak akan memiliki kualitas air dan udara yang baik, tanah mudah longsor, dan habitat hutan menjadi rusak.
Manusia membutuhkan kebutuhan pangan, seperti ikan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani.
Beberapa orang dengan tidak bertanggung jawab mengambil sumber daya laut menggunakan racun atau bahan peledak.
Kegiatan tersebut menyebabkan terumbu karang yang merupakan tempat hidup berbagai jenis laut mengalami kerusakan.
Manusia juga membutuhkan sandang, yaitu pakaian. Pada era modern ini, pakaian lebih banyak diproduksi oleh pabrik.
Hasil kegiatan industri seperti pabrik akan menyisakan limbah kimia berbahaya.
Limbah tersebut harus diolah dan tidak boleh dibuang begitu saja ke sungai. Limbah bisa meracuni makhluk hidup yang hidup di sungai, seperti ikan.
Masalah lingkungan
Masalah lingkungan terjadi karena peningkatan angka populasi manusia.
Manusia membutuhkan berbagai kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya mulai dari pangan, sandang dan papan yang termasuk kebutuhan primer.
Ada juga kebutuhan sekunder, yaitu kebutuhan yang berkaitan dengan tujuan menambah kebahagiaan hidup, misalnya pendidikan, akses kesehatan, dan hiburan.
Maupun kebutuhan tersier yang berkaitan dengan tujuan meningkatkan harga diri, contohnya perhiasan dan barang bermerek.
Kebutuhan hidup manusia bergantung pada pemanfaatan sumber daya alam.
Jika kebutuhan pangan meningkat maka membutuhkan lahan pertanian atau perkebunan lebih banyak.
Banyak daerah hutan yang dialih fungsikan menjadi lahan pertanian atau perkebunan.
Peningkatan kebutuhan sandang akan memengaruhi permintaan dari industri tekstil. Hasil buangan dari industri berpotensi menjadi limbah yang mencemari lingkungan.
Untuk kebutuhan papan, membutuhkan sumber daya alam berupa kayu, batu, pasir, dan barang tambang.
Eksploitasi besar-besaran akan meninggalkan daerah tandus di bekas tempat penambangan.
Permasalahan lingkungan mengakibatkan penurunan mutu lingkungan.
Hal ini bisa berupa berkurangnya kualitas sumber daya alam, seperti tanah, air, dan udara.
Tak hanya itu, flora fauna serta habitatnya pun akan terancam punah.
Bahkan, keseimbangan alam yang ada di darat, laut, maupun udara akan rusak.
Permasalahan lingkungan yang terus merusak bumi bisa menjadi bencana.
Selain dampak pada lingkungan, bencana akan berpengaruh terhadap perekonomian.
Bencana mengakibatkan rusaknya sumber daya alam yang pada akhirnya akan menimbulkan kelangkaan sumber daya alam, misalnya bahan pangan.
Kelangkaan tersebut akan menimbulkan kenaikan harga dan menjadi masalah dalam perekonomian.
Bencana juga merusak sumber daya manusia dan menimbulkan korban jiwa.
Korban bencana akan terganggu kesehatannya karena luka ringan, bahkan hingga meninggal.
Mereka juga merasa ketakutan dan kehilangan harta benda.
Baca juga: RINGKASAN Materi IPAS Kelas 5 SD BAB 8 Kurikulum Merdeka : TOPIK A
Interaksi Manusia dan Lingkungan
Setiap hari, manusia berinteraksi dengan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.
Interaksi tersebut memiliki dua sisi, yaitu interaksi positif dan interaksi negatif.
Interaksi positif yang dihasilkan, yaitu adanya konservasi. Konservasi adalah pengelolaan sumber daya alam dan pemanfaatannya secara bijaksana agar menjamin ketersediaan sumber daya alam tersebut.
Interaksi negatif antara lingkungan dan kebutuhan hidup manusia, misalnya pada penggunaan kayu yang tumbuh di hutan.
Kayu banyak digunakan untuk kebutuhan papan, yaitu untuk membangun rumah atau membuat peralatan rumah tangga.
Orang akan menebang pepohonan di hutan untuk mengambil dan memanfaatkan kayunya.
Namun, dilakukan dengan membakar tanaman lain yang tidak digunakan sehingga terjadi kebakaran hutan. Hal tersebut menimbulkan interaksi negatif antara lingkungan dan kebutuhan hidup manusia.
Deforestasi
Salah satu aktivitas manusia yang merusak bumi, yaitu deforestasi.
Deforestasi bisa dikatakan sebagai penggundulan hutan.
Pohon ditebang secara besar-besaran untuk diambil kayunya.
Selain itu, bisa juga bertujuan untuk pembukaan lahan tanpa izin, misalnya pertanian atau perkebunan.
Deforestasi menghancurkan banyak pohon. Padahal, pohon berfungsi sebagai penghasil utama oksigen untuk bernapas.
Pohon juga yang menyeimbangkan jumlah oksigen dan karbon dioksida di udara. Jika pohon terus-menerus ditebang habis, jumlah oksigen di udara akan berkurang.
Hutan berperan untuk melindungi dan menyimpan sumber air. Hutan dapat memurnikan air secara alami.
Selain itu, hutan dapat mencegah terjadinya banjir saat terjadi hujan. Tanpa hutan, sumber air akan sulit dan rawan terjadi banjir saat hujan.
Deforestasi mengancam habitat tumbuhan dan binatang yang ada di dalamnya.
Saat pohon ditebang, binatang akan kehilangan sumber makanan dan tempat tinggal.
Tanpa makanan dan tempat tinggal, binatang tidak bisa bertahan hidup.
Semoga materi di atas dapat menjadi panduan siswa dalam proses belajar. (MG Madah Mazzidah)
Rangkuman Pengetahuan Umum
Materi IPAS
IPAS Kelas 5
Kurikulum Merdeka
Ilmu pengetahuan Alam dan Sosial
Berapa Lama Lalat Terbang dalam Sehari? Ini Penjelasan Ilmiahnya |
![]() |
---|
Mengapa Hari Anak Nasional Diperingati Setiap 23 Juli? Begini Sejarahnya |
![]() |
---|
21 Suku Terbesar di Indonesia: Asal Daerah, Ciri Khas, dan Keunikan Budaya Masing-Masing |
![]() |
---|
Penjelasan Lengkap Hewan Berdarah Panas dan Berdarah Dingin: Perbedaan, Ciri, dan Contohnya |
![]() |
---|
Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 10 Bab 2 : Pengertian, Ciri, Tujuan Teks Anekdot |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.