BPBD DIY: Selama Agustus Terjadi 19 Kali Kebakaran, 5 Lahan dan 14 Rumah
BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat peningkatan kasus kebakaran sepanjang Agustus 2023.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat peningkatan kasus kebakaran sepanjang Agustus 2023.
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Noviar Rahmad, mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terjadi 5 kasus kebakaran lahan dan 14 kasus kebakaran rumah.
"Kebanyakan kebakaran ini dipicu oleh pembakaran sampah di lahan hutan yang kering," ungkap Noviar.
Kondisi lahan yang kering akibat musim kemarau membuat api dengan mudah merambat dan meluas.
Lima dari total kasus kebakaran lahan terkonsentrasi di wilayah Imogiri dan Gunungkidul. Meskipun demikian, Noviar belum dapat merinci secara detail mengenai luas lahan yang terbakar.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama saat musim kemarau," tegas Noviar.
Pembakaran sampah di lahan terbuka sangat berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar dan mengancam keselamatan serta lingkungan sekitar.
Baca juga: Polresta Yogyakarta Terjunkan 600 Personel untuk Pengamanan Pilkada 2024
Kekeringan Masih Jadi Perhatian
Kekeringan yang melanda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menjadi perhatian serius pemerintah setempat. Noviar mengatakan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi kekeringan diperkirakan akan berlangsung hingga dasarian ketiga bulan Oktober mendatang.
Salah satu upaya yang tengah dilakukan untuk mengatasi kekeringan adalah modifikasi cuaca. Namun, pelaksanaan kegiatan ini masih dalam tahap evaluasi di pusat.
Noviar menjelaskan bahwa modifikasi cuaca hanya dapat dilakukan jika terdapat awan yang mengandung titik-titik hujan.
"Kemarin di Bojonegoro berhasil, tapi di Wonogiri gagal karena tidak ada awan yang sesuai. Jadi kita masih menunggu arahan dari BNPB," ujarnya.
Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan, pemerintah daerah telah melakukan distribusi air bersih secara intensif.
"Khusus untuk Gunungkidul, sudah didistribusikan sekitar 2800 tangki air bersih. Sedangkan untuk kabupaten dan kota lainnya, seperti Kulon Progo dan Bantul, juga sudah dilakukan droping air bersih," tambahnya.
Noviar juga memastikan bahwa stok air bersih di masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
| Teledor Ditinggal Beli Makan, Gudang Sampah di Bantul Ludes Terbakar |
|
|---|
| Kebakaran Gudang di Galur Kulon Progo, Wanita Paruh Baya Meninggal Dunia |
|
|---|
| Sambut Libur Lebaran, Damkarmat Yogyakarta Inspeksi Sistem Proteksi Kebakaran di Seputaran Malioboro |
|
|---|
| Si Jago Merah Lalap Gudang Furnitur di Sewon Bantul, Produk Kayu Hangus Terbakar |
|
|---|
| Polisi Beberkan Kronologi Kebakaran Bank BPD DIY KCP Wirobrajan Yogyakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/BPBD-DIY-Selama-Agustus-Terjadi-19-Kali-Kebakaran-5-Lahan-dan-14-Rumah.jpg)