Teledor Ditinggal Beli Makan, Gudang Sampah di Bantul Ludes Terbakar

Sebuah gudang sampah milik Wahyudi, warga Penden, Kalurahan Bantul, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, dilalap si jago merah

Dok BPBD Bantul
Personel Damkarmat BPBD Bantul sedang memadamkan kobaran api di gudang sampah warga Penden, Kalurahan Bantul, Kapanewon Bantul, Rabu (25/3/2026) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Api melalap gudang sampah milik Wahyudi di Penden, Bantul (25/3/2026) akibat kelalaian pemilik yang meninggalkan pembakaran sampah untuk membeli makan.
  • BPBD Bantul mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran setelah menerima laporan warga, sehingga api berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas.
  • Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 juta akibat hangusnya sejumlah perlengkapan gudang.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebuah gudang sampah milik Wahyudi, warga Penden, Kalurahan Bantul, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, dilalap si jago merah pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 18.45 WIB.

Sumber api diduga berasal dari pembakaran sampah di dekat lokasi kejadian.

Api cepat membesar lantaran banyak barang yang mudah terbakar.

Kepala Bidang Damkarmat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bantul, Kristanto Kurniawan, menjelaskan kronologi kejadian, bermula saat pemilik gudang sampah sedang melakukan aktivitas pembersihan area dengan cara membakar tumpukan sisa sampah di lokasi tersebut.

"Setelah api menyala, pemilik gudang memutuskan untuk meninggalkan lokasi sejenak guna membeli makanan di warung terdekat. Setelah kembali dari membeli makanan, pemilik gudang terkejut melihat api sudah membubung tinggi dan tidak terkendali," katanya, Kamis (26/3/2026).

Baca juga: Disnakertrans Bantul Tangani 20 Aduan THR Idulfitri, Lima Dilimpahkan ke Pengawas Provinsi

Warga di sekitar lokasi kejadian kemudian melaporkan ke pertugas BPBD Bantul.

Laporan itu kemudian langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

"Beberapa saat kemudian, kobaran api berhasil dipadamkan," ucap Kristanto.

Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu, namun terdapat kerugian material dikarenakan sejumlah perlengkapan terbakar.

"Kerugian dari kejadian yang disebabkan oleh kelalaian itu, diperkirakan mencapai Rp1 juta," tutup dia.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved