VIRAL Penutupan Objek Blumbangroto di Magelang, Disparpora Angkat Bicara
Blumbangroto ditutup pemerintah desa usai adanya keluhan dari warga karena keberadaan wisatawan mengganggu aksesbilitas di jalur pertanian desa
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Muhammad Fatoni
Pokdarwis kemudian dapat bekerjasama dengan gabungan kelompok tani setempat.
"Kami juga masih berharap agar masyarakat petani turut serta membangun pariwisata, edukasi. Artinya kolaborasi pariwisata yang dilaksanakan oleh seluruh komponen masyarakat. Baik itu pokdarwis, kelompok petani, gapoktan, dan sebagainya," ujarnya.
"Bagaimanapun, agrowisata itu ada eduwisatanya. Karena berbicara bagaimana kita menjual proses. Sehingga harapan kami nantinya masyarakat bisa memahami," sambungnya.
Lebih lanjut, pemerintah juga perlu mengembangkan kawasan itu secara kolaboratif. Yakni dengan melibatkan dinas-dinas terkait untuk melengkapi sarana dan prasarana.
"Terkait pembangunan jalan, nanti kewenangan DPUPR. Pembangunan penerangan jalan, nanti Dishub. Pertanian, dari dinas pertanian. Maka kolaborasi inilah yang terus kita dorong," katanya. (*)
| Pemkab Bantul Tegaskan Tak Ada Larangan Berfoto di Kawasan Pantai Parangtritis |
|
|---|
| Viral Pedagang Sate Berguling-guling di Trotoar Malioboro Saat Ditertibkan, Ini Penjelasan Satpol PP |
|
|---|
| Viral Sampah Berserakan di Pantai Parangkusumo, Pemkab Bantul Segera Lakukan Koordinasi |
|
|---|
| Viral Driver Ojol Ditabrak dan Ditodong Pistol di Jalan Palagan Sleman, Begini Kata Polisi |
|
|---|
| Viral Video Lansia Kesulitan Jalan Kaki di Candi Borobudur, Begini Respon Pengelola |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kepala-Disparpora-Magelang-Mulyanto-soal-Blumbangroto.jpg)