tips kesehatan

5 Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi, Bisa Menggunakan Bawang Merah

Beberapa gejala perut kembung pada bayi meliputi perut yang terlihat bengkak atau keras, sering buang angin, menangis atau rewel tanpa alasan jelas

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Iwan Al Khasni
IST
Ilustrasi Bayi menangis 

Selain mengoleskan minyak telon, mengompres hangat perut Si Kecil juga bisa memberikan efek yang sama.

Namun, pastikan air yang Bunda gunakan untuk merendam kain atau handuk tidak terlalu panas, ya, agar Si Kecil tidak terluka.

3. Gendong bayi dalam posisi tegak

Cara tradisional mengatasi perut kembung pada bayi selanjutnya adalah dengan menggendong bayi dalam posisi tegak. Cara ini diketahui bisa membuat Si Kecil sendawa sehingga efektif mengatasi perut kembung yang dialaminya.

Untuk melakukannya, gendonglah Si Kecil menghadap Bunda dengan dagu Si Kecil bertumpu di atas pundak Anda.

Lalu, topang badannya dari bawah dengan salah satu tangan dan usap atau tepuklah punggung Si Kecil secara pelan dan lembut menggunakan tangan lainnya hingga ia bersendawa.

4. Pijat perut bayi

Melakukan pijatan lembut di area perut Si Kecil sekitar 5 menit secara memutar searah dengan jarum jam juga dapat mengeluarkan gas yang ada di dalam perut bayi.

Guna mendapatkan manfaat yang lebih maksimal dari cara tradisional mengatasi perut kembung pada bayi yang satu ini, Bunda juga bisa mengoleskan minyak zaitun ke perutnya.

Minyak zaitun memiliki sifat antiradang dan antinyeri yang ampuh meredakan nyeri akibat perut kembung.

Baca juga: 13 Cara Menghilangkan Ambeien Menonjol

5. Bedong bayi

Membedong bayi menggunakan selimut atau kain bedong (lampin) sudah lama diketahui mampu menenangkan bayi yang rewel karena perut kembung.

Teknik ini dapat membuat bayi merasa hangat dan nyaman seperti berada di dalam rahim Bunda.

Namun, pastikan cara tradisional mengatasi perut kembung pada bayi satu ini dilakukan dengan teknik yang tepat dan tidak terlalu kencang agar Si Kecil tidak merasa kesakitan.

Jika perut kembung pada bayi berlangsung terus-menerus atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved