Malam 1 Suro di Jogja

Sederet Mitos dan Pantangan Malam Satu Suro dalam Adat Masyarakat Jawa

Apa sajakah pantangan yang dilarang untuk dilakukan pada malam 1 suro? Berikut ulasan selengkapnya mengenai hal tersebut:

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
ist
Ribuan warga masyarakat dari berbagai daerah bersama sejumlah abdi dalem keraton melaksanakan ritual Tapa Bisu Mubeng Beteng dengan berjalan berdiam diri mengelilingi benteng Keraton Ngayogyakarta, Yogyakarta pada malam pergantian tahun baru jawa 1 Sura Taun Alip 1947 - 1 Muharram 1435 H, Senin (04/11/2013) malam 

Namun, dalam Islam sebenarnya tidak ada aturan mengenai waktu yang tepat untuk menikah dan tidak ada larangan menikah di bulan tertentu, termasuk bulan Muharram.

3. Tidak boleh berbicara atau berisik

Salah satu ritual yang hanya ada di Keraton Yogyakarta ialah mubeng benteng dan tapa bisu atau tidak berbicara pada saat malam 1 Suro.

4. Dilarang berkata kasar atau buruk

Terdapat larangan untuk berkata kasar dan berbicara hal buruk saat malam 1 Suro.

Hal tersebut dipercaya akan menjadi kenyataan.

Selain itu, larangan ini juga dikaitkan dengan sebagian orang Jawa yang percaya keberadaan makhluk gaib di bulan Suro yang keluar dan mencari manusia bertindak lalai dan waspada (eling lan waspada).

5. Dilarang pindahan atau membangun rumah

Tidak disarankan untuk melakukan pindahan atau membangun rumah pada malam 1 Suro.

Orang Jawa mempercayai bahwa hal tersebut akan mendatangkan kesialan.(*)




Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved