Malam 1 Suro di Jogja

Sederet Mitos dan Pantangan Malam Satu Suro dalam Adat Masyarakat Jawa

Apa sajakah pantangan yang dilarang untuk dilakukan pada malam 1 suro? Berikut ulasan selengkapnya mengenai hal tersebut:

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
ist
Ribuan warga masyarakat dari berbagai daerah bersama sejumlah abdi dalem keraton melaksanakan ritual Tapa Bisu Mubeng Beteng dengan berjalan berdiam diri mengelilingi benteng Keraton Ngayogyakarta, Yogyakarta pada malam pergantian tahun baru jawa 1 Sura Taun Alip 1947 - 1 Muharram 1435 H, Senin (04/11/2013) malam 

TRIBUNJOGJA.COM - 1 Suro bertepatan dengan tanggal 1 Muharram dalam Kalender Hijriah (Islam).

Perayaan 1 Suro, dalam tradisi masyarakat Jawa, biasanya diisi dengan berbagai ritual dan kegiatan tradisional yang bertujuan untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan perlindungan.

Di Yogyakarta dan Surakarta, misalnya, digelar Kirab Pusaka, yaitu prosesi mengarak benda-benda pusaka keraton sebagai simbol penghormatan terhadap leluhur dan peningkatan spiritualitas.

Selain itu, masyarakat juga melakukan berbagai aktivitas seperti tirakatan (berjaga semalam suntuk), mandi suci di tempat-tempat yang dianggap keramat, dan berdoa untuk memulai tahun baru dengan berkah dan perlindungan.

Adapun di tahun ini, 1 Suro atau 1 Muharam 1446 hijriah jatuh pada Minggu, 7 Juli 2024.

Sementara itu Malam 1 Suro 2024 berlangsung pada Sabtu, 6 Juli 2024 mulai pukul 18.00 WIB.

Peringatan Malam Satu Suro biasanya diperingati pada malam hari setelah Magrib, pada hari sebelum tanggal 1 Sura atau 1 Muharam.

Baca juga: 3 RANGKAIAN Acara Malam 1 Suro di Jogja: Ada Tradisi Jenang Suran, Labuhan Pantai, Mubeng Beteng

Ini didasarkan pada keyakinan Jawa bahwa pergantian hari dimulai saat matahari terbenam pada hari sebelumnya.

Dalam rentan waktu tersebut, ada beberapa pantangan yang diyakini oleh masyarakat jawa.
 
Apa sajakah pantangan yang dilarang untuk dilakukan pada malam 1 suro? Berikut ulasan selengkapnya mengenai hal tersebut:

1. Dilarang Keluar Tanpa Kepentingan

Pada malam satu suro dilarang untuk keluar dan dianjurkan untuk berdiam diri dirumah.

Terutama pada malam hari, usahakan bila keluar bertujuan untuk beribadah.

Apabila melanggar maka dipercaya akan mendatangkan kesialan atau hal negatif

2. Tidak boleh mengadakan pesta atau hajatan

Menggelar acara pesta pernikahan, sunatan dan lainnya di malam 1 Suro dipercayai pamali dan hanya akan mendatangkan bencana.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved