Berita Bantul Hari Ini
Dua Jemaah Haji Bantul Meninggal Dunia di Tanah Suci
Dua jemaah haji asal Kabupaten Bantul meninggal dunia saat mengikuti rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dua jemaah haji asal Kabupaten Bantul meninggal dunia saat mengikuti rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Plh Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kabupaten Bantul, Sugito, mengatakan, dua jemaah haji itu yakni Sumartilah Purwo Pardjono (75), warga Kapanewon Kalurahan Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul .
"Lalu, Ngatijo Wongso Sentono (85), warga Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul ," urainya kepada Tribunjogja.com , Kamis (20/7/2024).
Dikatakannya, dua jemaah itu meninggal pada waktu yang berbeda.
Di mana, Sumartilah tutup usia pada Jumat (14/6/2024). Sedangkan, Ngatijo tutup usia pada Minggu (16/6/2024).
Terkait penyebab meninggal dunia, kata Sugito, kemungkinan dikarenakan kelelahan saat melaksanakan rangkaian ibadah haji, mengingat usia dua jemaah tersebut sudah sepuh.
Lalu, jenazah dua jemaah tersebut, kata Sugito, kini telah dimandikan, disalatkan dan dimakamkan di Arab Saudi.
Sementara itu, untuk kondisi jemaah haji lainnya, sejauh ini tidak ada yang mengalami sakit parah atau maupun mendapatkan perawatan intensif.
Baca juga: Duka Menyelimuti Jemaah Haji DIY, 4 Jemaah dan 1 Petugas Meninggal Dunia
"Alhamdulillah, untuk jemaah yang lain, sehat dan sekarang menyelesaikan proses muzdalifah mina," tutur dia.
Namun demikian, dikarenakan suhu udara di Arab Saudi saat ini mencapai 42 derajat celcius, maka ada kemungkinan beberapa jemaah haji yang mengalami sakit batuk dan pilek.
"Ya biasa kalau misalnya ada batuk pilek gitu. Yang jelas, dokter-dokter kami, yang menyertai kloter maupun BPIH di sana selalu siap membantu jemaah," jelasnya.
Lebih lanjut, Sugito mengatakan, ke depan, jemaah haji masih akan melakukan taraf ifadah. Setelah itu dilanjutkan dengan tawaf wada.
"Lalu, dikarenakan jemaah haji dari Bantul itu masuk gelombang kedua, maka tidak langsung pulang ke Tanah Air. Mereka akan ke Madinah untuk melakukan salat arbain," urainya.
Setelah itu, jemaah dipulangkan ke Tanah Air dengan jadwal yang berbeda sesuai urutan kloter jemaah haji.
Namun, mereka tidak langsung ke Kabupaten Bantul .
Usai terbang dari Arab Saudi, mereka akan ditransitkan ke Asrama Donohudan kemudian diantar menuju ke Pemkab Bantul untuk melakukan upacara kepulangan jemaah haji dan dijemput oleh keluarga.
"Mereka kemungkinan sampai ke Kabupaten Bantul pada 6, 7, 8 dan 16 Juli 2024," tutup Sugito.( Tribunjogja.com )
| Dinkop UKM DIY dan Iwapi Bantul Gelar Pameran Produk Disabilitas di Stadion Sultan Agung |
|
|---|
| Sejumlah Titik di Bantul Longsor Terdampak Hujan Deras |
|
|---|
| 13 Orang Meninggal Karena Laka Air hingga Pekan Kedua Desember 2024, Ini Pesan Polres Bantul |
|
|---|
| Festival Inspirasi Pendidikan Kabupaten Bantul 2024, Jadi Sarana Peringati PGRI dan HKN |
|
|---|
| Natal dan Tahun Baru, Stok Kebutuhan LPG 3 Kg di Bantul Disebut Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dua-Jemaah-Haji-Bantul-Meninggal-Dunia-di-Tanah-Suci.jpg)