Kasus Polwan di Mojokerto Bakar Suami Sendiri, Korban Dibakar dengan Posisi Tangan Diborgol
Korban berinisial Briptu RDW dibakar oleh Briptu FN dalam kondisi tangan diborgol di tangga yang ada di ruang garasi.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Menurut Daniel, Briptu FN merupakan polwan yang bertugas di Satlantas Polres Mojokerto Kota.
Sementara suaminya, Bript RDW bertugas di Polres Jombang.
Kasus KDRT yang berujung pembakaran ini menurut Daniel masih dalam penyelidikan mendalam pihaknya.
Polres MOjokerto Kota bekerja sama dengan Ditreskrimum dan Bid. Propam Polda Jatim.
"Untuk (motif) pelaku masih kita dalami dan kita juga lakukan pemeriksaan bersama Ditreskrimum dan Bid. Propam Polda Jatim," kata Daniel.
Baca juga: Kronologi Polisi di Papua Bawa Kabur 4 Senjata dari Gudang, Datang ke Polres Dalam Kondisi Mabuk
Kronologi
Kejadian yang melibatkan dua anggota polisi ini menurut Daniel bermula saat Briptu FN atau terduga pelaku mengecek ATM milik suaminya, Briptu RDW, Sabtu pukul 09.00 WIB.
"Dan didapati bahwa gaji ke-13 [di ATM Briptu RDW yang seharusnya] senilai Rp2.800.000, tersisa tinggal Rp800.000," kata Daniel melalui keterangannya, Minggu (9/6/2024).
Karena berkurang cukup banyak, Briptu FN pun langsung menghubungi suaminya dengan maksud mempertanyakan berkurangnya uang yang ada di ATM tersebut.
Tak puas dengan klarifikasi melalui telepon, Briptu FN pun menyuruh Briptu RDW untuk pulang ke rumah di aspol, Jalan Pahlawan, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.
"Sebelum korban pulang, terduga pelaku membeli bensin di botol plastik dan membawa ke rumah aspol," ucapnya.
Terduga pelaku lalu menaruh botol yang berisi bensin tersebut di atas lemari yang berada di teras rumah, memfotonya, lalu dikirimkannya ke WhatsApp Briptu RDW agar segera pulang.
"Dikirimkan dengan ancaman 'apabila tidak pulang semua anak-anaknya akan dibakar,'" katanya.
Briptu FN meminta salah seorang saksi ART, berinisial M, agar mengajak anak-anaknya yang berjumlah tiga orang untuk bermain di luar rumah.
Tidak lama kemudian sekitar pukul 10.30 WIB Briptu RDW tiba dan langsung diajak masuk oleh Briptu FN ke dalam rumah dan pintu dikunci dari dalam.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.