Pilkada Sleman 2024
Pilkada Sleman 2024: Kustini Sri Purnomo, Danang Maharsa, Harda Kiswaya, atau Sukamto?
Empat nama beken sama-sama memiliki potensi kuat menjadi calon kepala daerah lewat PDIP Perjuangan di Pilkada Kabupaten Sleman 2024.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Sigit Widya
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bursa bakal calon kepala daerah di Pilkada Kabupaten Sleman 2024 kian ketat jelang penutupan pendaftaran di PDI Perjuangan.
Empat nama beken sama-sama memiliki potensi kuat menjadi calon kepala daerah lewat PDIP Perjuangan di Pilkada Kabupaten Sleman 2024 pada 27 November.
Mereka adalah Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo; Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa; mantan Sekda Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya; dan politisi Sukamto.
Sukamto merupakan politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sekarang masih menduduki posisi anggota Komisi IX DPR RI dari Daerah Pemilihan DIY.
Kustini Sri Purnomo, Danang Maharsa, Harda Kiswaya, maupun Sukamto telah mendaftar ke partai banteng sebagai bakal calon kepala daerah Kabupaten Sleman.
Baca juga: Haris Sugiharta Resmi Mendaftar Bacawabup Sleman Melalui PDI Perjuangan di Pilkada 2024
Khusus Sukamto, ketika mendaftar ke DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman, mengaku tidak masalah diberi amanat untuk menjadi Sleman 1 atau Sleman 2.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman, Gustan Ganda, mengutarakan, peta politik untuk pemilihan kepala daerah mendatang semakin mengerucut.
"Bakal calon kepala daerah di Pilkada Kabupaten Sleman 2024 hampir pasti tak akan jauh dari empat nama tersebut," terang Gustan Ganda, Kamis (30/5/2024).
Menurutnya, Kustini Sri Purnomo, Danang Maharsa, Harda Kiswaya, maupun Sukamto sama-sama memiliki elektoral kuat di Pilkada Kebupaten Sleman 2024.
"Mereka siap maju dengan atau tanpa PDI Perjuangan. Artinya, nama yang akhirnya tak dapat rekomendasi dari PDI Perjuangan bisa bikin poros baru," ujarnya.
Baca juga: Peta Pilkada Sleman 2024 Makin Mengerucut, 4 Nama Jadi Kandidat Kuat Calon Kepala Daerah
Terkait kemungkinan nama yang bakal mendapat rekomendasi dari pusat, Ganda menegaskan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman tidak bisa berspekulasi.
Ia mengatakan, merujuk jumlah kursi di dewan, PDI Perjuangan bisa mengusung sendiri paket pasangan calon kepala daerah di Pilkada Kabupaten Sleman 2024.
Namun, katanya, PDI Perjuangan tak akan meninggalkan partai lain, yang berarti semua nama yang mendaftar punya hak sama untuk mendapatkan rekomendasi.
Apalagi, Rakernas PDI Perjuangan di Beach City Inti Stadium Ancol, Jakarta Utara, mewajibkan DPP sampai DPC untuk komunikasi dengan seluruh partai politik.
"Guna membangun wilayah, pengurus PDI Perjuangan di semua tingkat akan menjalin komunikasi dengan partai lain sebelum memberi rekomendasi," ucapnya.
Baca juga: Anggota DPR RI Sukamto Siap Ramaikan Bursa Bakal Cabup-Cawabup Sleman di Pilkada 2024
Kini, karena peta politik kian terlihat, sebelum pendaftaran ditutup pada 31 Mei 2024, pendaftar baru cenderung akan mendaftar bakal calon wakil kepala daerah.
Termasuk Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Haris Sugiharta, yang mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon wakil bupati pada Kamis (30/5/2024).
Sebelum Haris Sugiharta, politisi Partai Perindo DIY, Fourista Handayanto, mendaftar sebagai bakal calon wakil kepala daerah ke PDI Perjuangan Kabupaten Sleman.
"Jika direkomendasikan oleh PDI Perjuangan, saya siap mengundurkan diri dari kursi DPRD DIY. Karena itu memang seperti itu konsekuensinya," tegas Haris.
Dengan pendaftaran Haris Sugiharta sebagai bakal calon wakil kepala daerah, total ada enam orang yang mendaftar ke PDI Perjuangan untuk Pilkada 2024 nanti.
Baca juga: Haris Sugiharta Siap Mengundurkan Diri dari Legislatif Bila Dapat Rekomendasi Maju Bacawabup Sleman
Rinciannya, Kustini Sri Purnomo, Danang Maharsa, Harda Kiswaya, dan Sukamto mendaftar ke partai banteng sebagai bakal calon kepala daerah Kabupaten Sleman.
Kemudian, Fourista dan Haris, mendaftar ke DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman untuk menjadi bakal calon wakil kepala daerah untuk Pilkada 2024 mendatang.
Wakil Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman, Iwan Setiyawan, mengaku sedang komunikasi dengan partai lain.
"Ya, kami intens melakukan komunikasi dengan partai lain sambil menunggu arahan dari DPP PDI Perjuangan terkait keputusan untuk menjalin koalisi," kata Iwan. (*)
Pilkada Sleman 2024
Haris Sugiharta
Kustini Sri Purnomo
Harda Kiswaya
Danang Maharsa
PDI Perjuangan
Bupati Sleman
Wakil Bupati Sleman
Sukamto
| INI Harta Kekayaan Harda Kiswaya Bupati Terpilih di Pilkada Sleman 2024, Harta Rp 6,1 M Tanpa Hutang |
|
|---|
| Polisi Tetapkan 6 Orang Jadi Tersangka Kasus Money Politic di Pilkada Sleman 2024 |
|
|---|
| Harda-Danang Unggul atas Kustini-Sukamto, Perolehan Suara Terpaut 149.115 Suara |
|
|---|
| Besok, KPU Sleman Mulai Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada 2024 |
|
|---|
| Bukan Hanya di Minggir, Bawaslu Sleman Juga Tangani Dugaan Politik Uang di Seyegan dan Depok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pilkada-sleman-2024.jpg)