Lebih dari 670 Warga Terkubur Hidup-hidup Dalam Bencana Tanah Longsor di Papua Nugini
Jumlah korban tewas dalam bencana tanah longsor di Papua Nugini diperkirakan mencapai ratusan orang
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Lembaga-lembaga bantuan dan para pemimpin lokal awalnya khawatir bahwa antara 100 hingga 300 orang mungkin telah tewas dalam bencana tersebut.
"Jumlah korban tewas direvisi naik karena para pekerja bencana di lapangan menyadari bahwa lebih banyak orang yang tinggal di desa tersebut daripada yang diperkirakan," kata Aktoprak.
Desa tersebut merupakan rumah bagi lebih dari 4.000 orang, yang berfungsi sebagai pos perdagangan bagi para penambang aluvial yang mendulang emas di wilayah dataran tinggi.
Lima mayat telah ditarik dari reruntuhan pada Sabtu (25/5/2024) malam.
Pertempuran antarsuku pecah di sepanjang satu-satunya rute yang tersisa menuju zona bencana.
Meskipun Aktoprak mengatakan kekerasan tersebut "tidak terkait dengan tanah longsor", militer Papua Nugini menyediakan "pengawalan keamanan" untuk memastikan perjalanan yang aman bagi konvoi bantuan.
Di beberapa titik, tanah longsor yang terdiri dari batu-batu besar seukuran mobil, pohon-pohon tumbang, dan tanah bergolak diperkirakan memiliki kedalaman 8 meter. (*)
Batu Raksasa Jatuh dari Atas Bukit di Srimulyo Bantul, Tutup Akses Jalan Kawasan Industri Piyungan |
![]() |
---|
Kim Ji Woong ZEROBASEONE Mendonasikan Rp 116 Juta untuk Korban Banjir Korea Selatan |
![]() |
---|
Hujan Deras dan Angin Kencang di Bantul Picu Tanah Longsor dan Pohon Tumbang |
![]() |
---|
Bencana Tanah Longsor Terjang Kabupaten Banyumas, Paling Parah Terjadi di Kecamatan Kedungbanteng |
![]() |
---|
Gempa Bumi 8,8M Guncang Rusia Rabu 30 Juli 2025 Pagi, Peringatan Tsunami sampai AS dan Jepang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.