Gunung Merapi
Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Meningkat, Dinas Pariwisata Sleman Imbau Wisatawan agar Waspada
Peningkatan aktivitas vulkanis Gunung Merapi yang ditandai dengan rentetan gempa tremor di puncak, belum berdampak signifikan terhadap pengelolaan
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Kus Endarto mengatakan pasca rentetan gempa tremor yang terjadi di puncak Gunung Merapi kemarin, ada sejumlah destinasi wisata di Sleman yang melakukan langkah antisipasi.
Satu di antaranya bukit Turgo. Peziarah maupun wisatawan hanya diperbolehkan memasuki area bukit Turgo, direntang waktu pukul 06.00 - 16.00 WIB.
Kebijakan hampir serupa juga berlaku bagi pengunjung di Bunker Kaliadem. Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi.
"Bunker Kaliadem masih bisa dikunjungi. Namun dalam range waktu yang telah ditetapkan. Demi keselamatan bersama," kata dia.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan telah mengungkapkan situasi di seputar Gunung Merapi wilayah Sleman saat ini relatif aman dan terkendali.
aktivitas vulkanis Gunung Merapi masih terkendali dalam zona bahaya yang direkomendasikan BPPTKG. Kendati demikian, yang perlu diwaspadai adalah hujan abu.
"Diwaspadai hujan abu vulkanik yang terbawa angin sampai jauh. Warga tetap waspada," ujar Makwan. (rif)
UPDATE Gunung Merapi 27 Juni 2024: Teramati 3 Kali Guguran Lava ke Barat Daya |
![]() |
---|
UPDATE Gunung Merapi 26 Juni 2024: Muntahkan 11 Kali Guguran Lava ke Arah Kali Bebeng |
![]() |
---|
UPDATE Gunung Merapi 25 Juni 2024: Keluarkan 8 Kali Guguran Lava Pagi Ini |
![]() |
---|
UPDATE Gunung Merapi 24 Juni 2024: 7 Kali Guguran Lava ke Barat Daya |
![]() |
---|
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,5 Kilometer Selasa 18 Juni 2024 Malam |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.