Gunung Merapi

Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Meningkat, Dinas Pariwisata Sleman Imbau Wisatawan agar Waspada

Peningkatan aktivitas vulkanis Gunung Merapi yang ditandai dengan rentetan gempa tremor di puncak, belum berdampak signifikan terhadap pengelolaan

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
DOK. BPPTKG
Laporan aktivitas Gunung Merapi 17-23 Mei 2024 

Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Kus Endarto mengatakan pasca rentetan gempa tremor yang terjadi di puncak Gunung Merapi kemarin, ada sejumlah destinasi wisata di Sleman yang melakukan langkah antisipasi.

Satu di antaranya bukit Turgo. Peziarah maupun wisatawan hanya diperbolehkan memasuki area bukit Turgo, direntang waktu pukul 06.00 - 16.00 WIB.

Kebijakan hampir serupa juga berlaku bagi pengunjung di Bunker Kaliadem. Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi. 

"Bunker Kaliadem masih bisa dikunjungi. Namun dalam range waktu yang telah ditetapkan. Demi keselamatan bersama," kata dia. 

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan telah mengungkapkan situasi di seputar Gunung Merapi wilayah Sleman saat ini relatif aman dan terkendali.

aktivitas vulkanis Gunung Merapi masih terkendali dalam zona bahaya yang direkomendasikan BPPTKG. Kendati demikian, yang perlu diwaspadai adalah hujan abu. 

"Diwaspadai hujan abu vulkanik yang terbawa angin sampai jauh. Warga tetap waspada," ujar Makwan. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved