Tips Kesehatan
11 Manfaat Kunyit Asam untuk Kesehatan Tubuh
Salah satu jamu yang banyak dikonsumsi adalah kunyit asam, campuran antara kunyit dan asam jawa yang digunakan dalam pengobatan tradisional
Penulis: Santo Ari | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Salah satu produk herbal adalah jamu. Jamu adalah obat tradisional Indonesia yang terbuat dari campuran berbagai bahan alami seperti rempah-rempah, akar, dan tanaman obat.
Jamu telah digunakan secara luas di Indonesia selama berabad-abad dan biasanya dikonsumsi dalam bentuk minuman atau ramuan dan dipercaya memiliki sifat penyembuhan dan pencegahan penyakit.
Salah satu jamu yang banyak dikonsumsi adalah kunyit asam. Kunyit asam adalah campuran antara kunyit dan asam jawa yang digunakan dalam pengobatan tradisional di Indonesia.
Dilansir dari laman Hello Sehat Kemenkes RI, kunyit mengandung zat gizi kurkumin yang berfungsi sebagai analgesik (meredakan nyeri), antipiretik (menurunkan suhu tubuh saat demam), dan antiradang.
Sementara asam jawa yang mengandung bahan aktif sebagai antiradang, analgesik, dan penenang.
Campuran kedua bahan alami ini telah terbukti aman dan tidak menyebabkan efek samping bila dikonsumsi bersamaan.
Dengan kandungan tersebut, kunyit asam memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh sebagai berikut :
1. Meredakan nyeri haid
Mengutip studi terbitan Biomedical and Pharmacology Journal (2020), kandungan kurkumin pada kunyit bekerja dengan cara mengurangi produksi prostaglandin, yaitu hormon yang menciptakan rasa sakit dan pembengkakan.
Sementara itu, asam jawa dapat menekan peradangan pemicu rasa sakit. Manfaat ini didapat dari senyawa tanaman atau fitonutrien yang terkandung, seperti alkaloid, flavonoid, tanin, fenol, dan saponin.
Baca juga: 5 Manfaat Buah Jambu Biji Merah untuk Kesehatan Anak, Perkuat Imun hingga Cegah Hipertensi
Maka dari itu, tidak diragukan lagi bila minuman kunyit asam memang terbukti cocok untuk mengatasi nyeri haid pada wanita.
2. Sebagai antioksidan
Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang memiliki sifat antioksidan yang kuat. Sementara itu, asam jawa mengandung antioksidan, seperti asam askorbat (vitamin C).
Kedua bahan ini juga mengandung polifenol dan saponin yang merupakan bentuk antioksidan.
Antioksidan dikenal akan kemampuan untuk melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan kerusakan sel.
3. Menurunkan berat badan
Asam jawa bersifat antiradang yang kuat hingga dapat menghambat enzim tripsin. Enzim ini merangsang hormon peptida usus yang memberikan sinyal kepada otak bahwa tubuh merasa kenyang.
Sementara itu, kunyit dapat meningkatkan kadar adiponektin yaitu hormon yang berperan dalam pemecahan lemak.
Dengan meningkatkan metabolisme lemak, adiponektin dapat membantu mengurangi penimbunan lemak berlebih, yang berkontribusi dalam penurunan berat badan.
4. Mengendalikan gula darah
Kunyit telah lama diketahui dapat menurunkan gula darah pada orang dengan diabetes.
Manfaat ini diduga berkat sifat antiradang yang dimiliki kunyit dan asam jawa. Peradangan kronis dapat berkontribusi pada resistensi insulin, yang merupakan karakteristik utama diabetes tipe 2.
Dengan mengurangi peradangan, kunyit asam dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengendalikan kadar gula darah.
Baca juga: 7 Manfaat Susu Kambing untuk Kesehatan Tubuh
5. Mengurangi kembung
Kunyit asam membantu mencegah pembentukan gas di dalam perut. Selain itu, jamu kunyit asam membantu mengeluarkan gas yang menumpuk di dalam perut.
Kunyit asam diduga dapat merangsang pergerakan otot di usus sehingga mendorong gas keluar melalui saluran pencernaan.
Hal ini membuat saluran pencernaan bergerak lebih aktif dalam memproses isi perut sehingga gas bisa keluar dengan mudah. Jika Anda ingin mengurangi gas di perut, jamu kunyit asam cocok sebagai minuman untuk kembung.
6. Meningkatkan daya tahan tubuh
Asam jawa mengandung flavonoid, tanin, polifenol, antosianin, dan proantosianidin.
Senyawa-senyawa ini bekerja dengan cara memakan partikel asing dalam tubuh serta meningkatkan kekuatan sel darah putih dalam memerangi peradangan.
Asam jawa juga bisa melawan parasit, bakteri, jamur, dan virus penyebab berbagai penyakit. Sementara itu, kandungan kurkumin pada kunyit mengatur sel-sel darah putih agar bisa memerangi berbagai patogen yang membahayakan tubuh.
7. Mengelola suasana hati
Kandungan kurkumin pada kunyit membantu meningkatkan senyawa serotonin, dopamin, dan norepinefrin pada otak. Ketiga senyawa ini baik untuk mengelola suasana hati agar Anda tetap merasa bahagia.
Orang dengan gangguan suasana hati juga biasanya memiliki senyawa pemicu peradangan yang tinggi. Nah, kunyit dan asam jawa ini membantu menekan senyawa tersebut.
Meski demikian, manfaat ini masih belum teruji efeknya pada manusia sehingga membutuhkan studi lanjutan.
8. Meredakan sembelit
Pasalnya, sembelit sering kali disebabkan oleh peradangan dalam saluran pencernaan. Kurkumin dapat meredakan peradangan dan melancarkan pergerakan tinja melalui usus.
Asam jawa juga memiliki manfaat yang sama. Hal ini karena asam jawa memiliki efek laksatif ringan yang dapat melunakkan feses sehingga proses pengeluaran feses lebih lancar.
Baca juga: 5 Manfaat Daun Sirih untuk Sinusitis dan Cara Penggunaannya
9. Menjaga kesehatan tulang dan sendi
Magnesium membantu dalam penyerapan kalsium yang merupakan mineral penting untuk kekuatan tulang dan gigi. Dengan bantuan magnesium, tubuh dapat lebih baik menyerap dan memanfaatkan kalsium untuk memelihara tulang yang kuat.
Selain itu, magnesium dapat menjaga kepadatan tulang yang sehat serta mencegah terkena osteoporosis.
10. Menurunkan kadar kolesterol
Kunyit dan asam jawa kaya akan kandungan senyawa flavonoid, saponin, polifenol, dan pektin yang baik untuk meredakan kolesterol jahat.
Flavonoid bersifat antioksidan yang dapat mengurangi oksidasi kolesterol dalam tubuh. Sementara itu, saponin dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol di usus, sehingga membantu menurunkan kadar kolesterol total dalam darah.
Polifenol membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) dan melindungi pembuluh darah. Senyawa lainnya yaitu pektin mengikat kolesterol dalam usus dan mencegahnya diserap oleh tubuh.
11. Menjaga kesehatan jantung
Kandungan kurkumin dalam kunyit yang bersifat antioksidan sehingga dapat melindungi sel-sel jantung dari kerusakan oksidatif yang berkontribusi pada perkembangan penyakit jantung.
Kurkumin juga telah dikenal memiliki sifat antiradang yang dapat membantu mengurangi peradangan dan mencegah penumpukan plak dalam pembuluh darah (aterosklerosis).
Kondisi ini dapat mengakibatkan gangguan aliran darah sehingga meningkatkan risiko berbagai penyakit jantung.
Selain itu, asam jawa dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, serta meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Penurunan tingkat LDL berkontribusi pada kesehatan jantung yang lebih baik.(*)
| 7 Manfaat Kembang Kol bagi Kesehatan dan 3 Efek Sampingnya |
|
|---|
| Menggertakkan Gigi Saat Tidur: Pennyebab, Efek, dan Cara Mengatasinya |
|
|---|
| Makanan Aneh yang Ternyata Super Sehat, Kaya Nutrisi yang Terkandung di Dalamnya |
|
|---|
| Nasi Kemarin Sore Lebih Sehat untuk Cegah Gula Darah Naik, Ini Faktanya |
|
|---|
| Kentut Ternyata Bisa Jadi Indikator Kesehatan Usus yang Baik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-Jamu-kunyit-asam.jpg)