Sorgum Pengganti Beras Mulai Dikembangkan di Umbulmartani Sleman
Lahan seluas ribuan meter persegi disiapkan untuk demplot penanaman benih Sorgum di Umbulmartani Sleman
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Sorgum Sejahtera Foundation yang telah memiliki kemitraan dengan sejumlah instansi saat ini juga telah memiliki demplot sorgum di lahan Sultan Ground di wilayah Parangtritis, Bantul.
Sorgum juga telah ditanam di lereng Merapi. Penanam sorgum ini dipasarkan dengan kemasan Sorgum Organik Merapi.
"Saya akan terus mengajak Petani yang menanam padi, bukan organik, agar di galengan sawahnya menanam Sorgum. Mudah-mudahan kami nanti bisa menjual sorgum organik dengan harga Rp20 ribu per kilogramnya," ujar dia.
Upacara Adat
Penanaman benih sorgum di Kali Soro Umbulmartani Ngemplak dilaksanakan dengan cara unik.
Sebab, proses penanaman diiringi dengan upacara adat. Sebelum prosesi tanam, diawali dengan doa pinyuwunan.
Setelah itu, uborampe wiwid digotong menuju lahan penanaman didampingi kirab bregada.
"Setiap kali melakukan penanaman, kami iringi dengan upacara adat. Ini agar ada sinergi antara budaya dan pertanian," kata Boy.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Heri Sulistio Hermawan mengapresiasi penanaman perdana benih Sorgum di Kali Soro, Umbulmartani, Sleman.
Menurut dia, penanaman ini sangat baik karena dapat mengoptimalkan lahan- lahan marjinal untuk ditanami sorgum.
Terlebih, bahan pangan alternatif pengganti beras ini memiliki sejumlah kelebihan.
"Secara prinsip makanan pokok masyarakat kita adalah nasi. Tapi sorgum bisa menjadi alternatif solusi bahwa sebetulnya Sorgum punya nutisi yang bagus dan bisa dimanfaatkan oleh teman-teman kita yang sudah harus mengurangi konsumsi beras. Keunggulan lain, Sorgum bisa ditanam di lahan marjinal. Lahan yang kurang optimalkan bisa digunakan untuk menanam," ujar dia.(*)
| Teror Api di Rumah Warga Seyegan, Korban Ungkap Kerugian yang Harus Ditanggung |
|
|---|
| Polresta Sleman Ungkap Perkembangan Kasus 11 Bayi yang Dievakuasi dari Penampungan di Pakem |
|
|---|
| Teror Api di Seyegan Belum Berhenti, Korban Butuh Blower untuk Halau Gas |
|
|---|
| Pandangan Para Ahli soal Penyebab 'Teror' Api di Rumah Warga Seyegan: Temuan Tim UGM, UPN, BPPTKG |
|
|---|
| Dua Pekan Keluarga Agusyani Diteror Api, dan Lagi, Gulungan Kabel Terbakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/prosesi-penanaman-benih-sorgum-di-Padukuhan-Kali-Soro.jpg)