Telan Anggaran Rp70 Miliar, Pasar Terban Yogya Segera Direvitalisasi

Pagu anggaran untuk bangunan fisik Pasar Terban mencapai Rp70 miliar dan ditarget rampung pada Desember 2024.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Pemkot Yogyakarta
Menjelang proses revitalisasi, pedagang Pasar Terban mulai memindahkan barang-barangnya menuju selter sementara. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemkot Yogyakarta bakal menggulirkan pekerjaan fisik revitalisasi Pasar Terban, yang berlokasi di Kemantren Gondokusuman.

Selaras rencana, proyek yang anggarannya bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut, bakal dilaksanakan sepanjang tahun ini.

Sebagai informasi, pagu anggaran untuk bangunan fisik Pasar Terban mencapai Rp70 miliar dan ditarget rampung pada Desember 2024.

Adapun Pasar Terban sejak dibangun pada kisaran 1986 silam memang belum pernah disentuh perbaikan secara menyeluruh.

Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo, mengatakan bangunan baru Pasar Terban nantinya mengusung konsep perpaduan tradisional dan modern.

Sehingga, realisasnya pun dipastikan tidak akan jauh berbeda dengan beberapa pasar tradisional yang sudah direvitalisasi lebih dulu.

"Seperti (Pasar) Sentul dan Prawirotaman, tapi ini lebih besar. Fungsi lamanya di situ, kan, lebih ke unggas. Jadi, kita akomodasi, biar lebih higienis, baik untuk pemotongan, sanitasi, terus limbahnya kita kelola," ungkapnya, Senin (22/4/2024).

Sehingga, ke depannya, Pasar Terban tidak sebatas menjadi sarana transaksi jual beli semata, tetapi juga mewadahi aktivitas ekonomi kreatif.

Namun, untuk mewujudkan banguanan anyar dengan kualitas lebih mumpuni, para pedagang pun untuk sementara harus direlokasi.

"Pedagang sudah proses untuk pindah sementara, menuju selter pasar yang dulu dipakai untuk para pedagang Pasar Sentul," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved