Tips dan Cara

9 Cara Perawatan Setelah Mambuat Tato

Hindari melepas penutup tato di tangan sampai waktu yang telah ditentukan oleh seniman tato. Biasanya sekitar 6-7 jam

Penulis: Santo Ari | Editor: Iwan Al Khasni
IST/Microgen
Ilustrasi membuat tato 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebelum membuat tato di tubuh, anda harus mempertimbangkan dalam-dalam hal tersebut. Pasalnya tato bersifat permanen dan ada di kulit seumur hidup.

Selain pertimbangan desain, tato artis, budget, dan dibagian tubuh mana yang akan ditato, yang harus dipertimbangkan lainnya adalah masalah kesehatan.

Dilansir dari laman Kemenkes RI, membuat tato dilakukan dengan menyuntikkan pigmen atau tinta warna ke lapisan kulit. Proses penyuntikan dilakukan menggunakan jarum.

Inilah yang menjadi alasan mengapa pembuatan tato bisa memicu efek samping medis, sebab masuknya benda asing ke lapisan kulit bisa memicu beragam reaksi, termasuk alergi, infeksi, hingga risiko kanker kulit.

Selain masalah pada kesehatan kulit, membuat tato juga bisa meningkatkan risiko penyakit, seperti hepatitis, HIV, hingga tetanus.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh penggunaan jarum suntik yang tidak steril, efek samping tinta tato, serta tidak menjaga kebersihan pada saat pembuatan tato.

Baca juga: 7 Tips Liburan Long Weekend Tetap Seru dan Hemat

Hampir semua bagian tubuh bisa ditato, tetapi banyak orang yang memutuskan untuk membuat tato di tangan.

Pada dasarnya, dampak kesehatan dari tato di tangan sama dengan tato di tempat lain.

Namun, karena lokasinya di tangan yang sering terpapar kotoran, air, dan sabun, maka area yang baru ditato akan lebih mudah mengalami masalah.

Perawatan setelah membuat tato adalah hal yang penting dilakukan, agar luka tato tidak mengalami infeksi, iritasi di kulit dan hasil tato tetap bagus.

Berikut ini adalah langkah-langkah perawatan setelah membuat tato :

1. Hindari melepas penutup tato di tangan sampai waktu yang telah ditentukan oleh seniman tato. Biasanya sekitar 6-7 jam, bahkan ada juga yang seharian.

2. Usai penutup tato dilepas, bersihkan tato dengan air hangat dan sabun tanpa pewangi atau sabun antiseptik, untuk mencegah infeksi pada kulit.

3. Jika itu di tangan, hindari terlalu sering mencuci tangan dan lindungi tangan yang baru ditato dari kotoran atau debu.

4. Oleskan tipis-tipis lotion atau krim pelembap ke area yang baru ditato, 1-2 kali sehari. Anda juga bisa mengoleskan minyak kelapa yang dipercaya mampu mencerahkan warna tato, melembapkan kulit lebih lama, dan mencegah infeksi kulit.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved