Ini Pesan Presiden Jokowi di Hadapan Ribuan Kader Muslimat NU

Presiden Jokowi meminta agar semua pihak tidak saling bertengkar dan menghujat, terutama di tahun politik ini.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
dok. Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menko PMK Muhadjir Effendy dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat memberikan keterangan pers usai tanam padi bersama masyarakat di Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (3/1/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menghadiri secara langsung acara Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (20/1/2024).

Di hadapan ribuan ibu-ibu Muslimat Nahdlatul Ulama (NU),Presiden Jokowi meminta agar semua pihak tidak saling bertengkar dan menghujat, terutama di tahun politik ini.

Jangan sampai gara-gara beda pendapat, malah saling menghujat sehingga biisa memicu hal-hal yang tidak baik.

"Sebentar lagi kita akan Pemilu, pemilihan presiden dan pemilihan legislatif. Proses Pemilu itu sangat penting dan sangat menentukan, tetapi kita tidak ingin gara-gara Pemilu, gara-gara beda pendapat, gara-gara beda pilihan justru kita saling menghujat, tidak boleh," kata Jokowi, seperti yang dikutip dari Kompas.com,Sabtu.

Baca juga: DPD Gerindra DIY Siap Kawal Aspirasi Aliansi Mahasiswa Yogyakarta

"Sesama tetangga tidak saling sapa, tidak boleh. Sesama ibu pengajian tidak saling bicara, tidak boleh. Sesama warga saling berkelahi juga tidak boleh, tidak," ucap Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, masyarakat jangan sampai diadu domba demi kepentingan pemilu.Keuntuhan bangsa, persatuan dan persatuan lebih utama.

"Jangan mau kita diadu domba seperti itu, jangan mau kita dibentur-benturkan seperti itu, jangan mau kita dipecah belah seperti itu. Setuju ibu-ibu? Karena apa? Karena yg lebih penting dari semua itu semua adalah keutuhan bangsa," jelas Jokowi.

Sebagai informasi, pemungutan suara Pemilu 2024 digelar pada 14 Februari 2024.

Di hari itu, masyarakat akan memilih pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, lalu calon legislator di DPR, DPRD, dan DPD.

Untuk Pilpres, ada tiga pasangan calon yang melaju ke Pilpres yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, serta Ganjar Pranowo-Mahfud MD. (*)

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved