Wow! Ini Segudang Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan Tubuh
berjalan kaki selama 20-30 menit sebanyak dua kali dalam seminggu efektif meningkatkan stamina, vitalitas, serta kesehatan fisik dan mental.
Penulis: Santo Ari | Editor: Iwan Al Khasni
Saat berjalan kaki badan bergerak ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar lebih tertib.
Kanker usus dicetuskan pula oleh tertahannya tinja lebih lama di saluran pencernaan.
Studi lain juga menyebutkan peran berjalan kaki terhadap kemungkinan penurunan risiko terkena kanker payudara.
12. Menghilangkan sakit punggung
Berjalan kaki mendorong perbaikan sirkulasi darah di dalam struktur tulang belakang dan memperbaiki postur tubuh dan fleksibilitas yang vital bagi kesehatan tulang belakang.
13. Mencegah osteoporosis
Dengan gerak badan dan berjalan kaki cepat, bukan saja otot-otot badan yang diperkokoh, melainkan tulang-belulang juga.
Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan diperlukan juga, selain butuh paparan cahaya matahari pagi.
Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis.
Tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis.
Mereka yang melakukan gerak badan sejak muda, dan cukup mengonsumsi kalsium, sampai usia 70 tahun diperkirakan masih bisa terbebas dari ancaman pengeroposan tulang.(*)
| Merayakan Kelulusan Tanpa Bising: Tradisi Jalan Kaki dan Berbagi ala SMA Kolese De Britto Yogyakarta |
|
|---|
| UMY Ajak Personel Polda DIY Lebih Peduli Kesehatan Lewat Skrining Diabetes |
|
|---|
| Kasus Diabetes di Wilayah Sleman Mulai Bayangi Usia Muda |
|
|---|
| Jangan Cuma Siswa, Orangtua di Jogja Tantang Pejabat Jadi Pelopor Jalan Kaki & Naik Bus |
|
|---|
| Tips Berpuasa Aman Bagi Penderita Diabetes |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jalan-kaki-ilustrasi_20180410_132831.jpg)