Berita Kesehatan

Kenali Gejala Stroke dengan SeGeRa Ke RS

Stroke merupakan penyakit yang disebabkan oleh kerusakan syaraf, karena kelainan pembuluh darah, pecah maupun sumbatan. 

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Christi Mahatma
Dokter Spesialis Neurologi RSUP Dr. Sardjito, dr. Vega Pratiwi Putri, MSc, Sp. N dalam Bincang Kesehatan, Kamis (21/12/2023). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Stroke merupakan penyakit yang disebabkan oleh kerusakan syaraf, karena kelainan pembuluh darah, pecah maupun sumbatan. 

Menurut Dokter Spesialis Neurologi RSUP Dr Sardjito , dr. Vega Pratiwi Putri, MSc, Sp. N kelainan pembuluh darah tersebut membuat organ otak terganggu atau rusak yang berakibat pada hilangnya suplai oksigen.

Akibatnya akan menimbulkan gejala defisit neurologis yang berlangsung lebih dari 24 jam. 

"Secara umum stroke terbagi menjadi dua jenis, yaitu pendarahan dan sumbatan. Kalau pendarahan ini karena tekanan darahnya tinggi, kemudian tidak pernah kontrol, akan menyebabkan pembuluh darah kaku. Ketika tekanan darah tinggi, kelelahan, kurang tidur, dan lainnya, bisa pecah tiba-tiba. Pecahnya pembuluh darah disebut pendarahan," katanya, Kamis (21/12/2023). 

"Kalau stroke iskemik ini terjadi sumbatan pembuluh darah. Sumbatan ini macam-macam, nggak cuma kolesterol, bisa hipertensi, diabetes, kondisi penyakit jantung juga bisa menyebabkan sumbatan pembuluh darah. Pembuluh darah itu kan seperti selang, di dalamnya ada kerak, makin lama makin tebal, suplai oksigen jadi tidak lancar," sambungnya. 

Gejala stroke bisa dikenali dengan SeGeRa Ke RS.

Gelaja pertama ialah senyum yang tidak simetris atau perot, kemudian gerakan satu sisi tiba-tiba melemah atau hemiparesis.

Baca juga: Tanda-tanda dan Gejala Stroke Ringan, Begini Cara Mencegahnya

Gejala selanjutnya adalah bicara pelo, artinya secara tiba-tiba tidak bisa berbicara atau tidak bisa mengerti kata-kata yang dikenal dengan afasia. 

Kebas atau kesemutan di satu sisi juga menjadi salah satu gejala stroke, kemudian rabun atau pandangan mata kabur secara tiba-tiba, dan sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba atau yang disebut Thunderclap Headache. 

Gejala tersebut merupakan gejala khas strok e.

Jika menemui gejala tersebut, maka pasien harus segera dibawa ke rumah sakit yang memiliki fasilitas CT Scan.

Sebab sumbatan atau pendarahan dapat diketahui melalui CT Scan. 

"Jadi ya harus segera ke rumah sakit, langsung ke UGD. Karena golden periode stroke itu 4,5 jam. Memang harus cepat, kejar-kejaran dengan waktu. Kalau stroke iskemik bisa dengan trombolisis, kalau pendarahan bisa dengan operasi. Karena kalau melewati golden periode ini, sel yang mati akan semakin banyak," terangnya. 

Vega menerangkan stroke bisa dicegah dengan menjaga pola makan, seperti mengurangi gula, garam, hingga makanan yang mengandung lemak. Selain itu juga mengelelola stress dan tidur yang berkualitas.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved