HOAX! Istri Capres-Cawapres Akan Turut Debat dalam Pilpres 2024
Tidak ada aturan dan informasi resmi yang valid terkait adanya debat istri capres-cawapres dalam Pilpres.
Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Beredar di media sosial Facebook unggahan narasi yang mengeklaim adanya debat istri dari calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024.
“DIDAMPINGI OLEH ISTRI MASING2 ADA DEBAT ISTRI CAPRES"
"Debat antar para istri capres dan cawapres. Jangan disepelekan, mereka juga menentukan nasib negara ini.
Terkait hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan bahwa klaim adanya debat istri capres-cawapres tersebut adalah hoax.
Dijelaskan, debat Pilpres diatur dalam pasal 277 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).
Debat pasangan calon (paslon) dilaksanakan sebanyak lima kali oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan disiarkan di media elektronik melalui lembaga penyiaran publik.
Materi debat paslon adalah visi nasional sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945).
Dalam peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum, debat paslon dalam Pilpres diatur sebanyak lima kali.
Debat capres dilakukan sebanyak tiga kali, sedangkan debat khusus cawapres dilakukan dua kali.
Dengan demikian, tidak ada aturan, informasi resmi yang valid terkait adanya debat istri capres-cawapres.
Baca juga: HOAX! Warga Jawa Timur Usir Mahfud MD dan Puan Maharani
Adapun menjelang Pemilu, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengimbau agar warga masyarakat mewaspadai penyebaran informasi hoax.
Kondisi itu harus menjadi perhatian bersama. Pasalnya, keberadaan hoaks mengenai Pemilu tidak hanya menurunkan kualitas demokrasi namun berpotensi memecah belah bangsa.
Tidak hanya menyasar para bacapres dan bacawapres. isu hoaks dan disinformasi yang kami temukan turut menyasar reputasi KPU dan penyelenggaraan pemilu untuk menimbulkan distrust terhadap Pemilu.
Kementerian Kominfo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika mendapatkan informasi yang dapat dimanipulasi atau diselewengkan.
Kominfo pun turut mengimbau agar masyarakat selalu merujuk sumber-sumber tepercaya seperti situs pemerintah dan/atau media yang kredibel.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hoax-debat-istri-capres-cawapres.jpg)