KOLOM BAWASLU DIY
Distribusi Logistik Pemilu
Tahun 2024, Indonesia bersiap untuk menggelar pemilihan umum yang akan menentukan arah dan kepemimpinan lima tahun mendatang.
OlehÂ
Anggota Bawaslu DIY Agung Nugroho
PEMILU merupakan salah pilar demokrasi. Tahun 2024, Indonesia bersiap untuk menggelar pemilihan umum yang akan menentukan arah dan kepemimpinan lima tahun mendatang.
Salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius adalah permasalahan pengadaan dan distribusi logistik pemilu.
Tanpa logistik, pemilu tidak bisa dilaksanakan. Proses pengadaan dan distribusi logistik pemilu ini setidaknya harus memenuhi lima prinsip yaitu ketepatan jumlah, ketepatan jenis, bentuk, ukuran dan spesifikasi, ketepatan kualitas, ketepatan waktu dan ketepatan tujuan.
Ketepatan jumlah
Setelah penetapan Daftar Pemilih Tetap tentunya sudah bisa dilakukan pemetaan awal terhadap kebutuhan logistik berdasar jumlah Tempat Pemungutan Suara dan jumlah pemilih yang sudah ditetapkan.
Perlengkapan pemungutan suara khususnya surat suara pada kasus mebludaknya jumlah daftar pemilih tambahan perlu dilakukan mitigasi sedini mungkin bagaimana sistem distribusi yang efektif agar hak pilih bagi warga negara yang melakukan pindah memilih dapat terfasilitasi dengan baik.
Ketepatan waktu
Ketepatan waktu menjadi salah satu faktor kunci demi kelancaran pemilu. Ketepatan waktu dalam konteks ini mencakup ketepatan waktu dalam pengadaan logistik dan distribusinya ke tempat pemungutan suara.
Proses ini membutuhkan perencanaan dan penentuan jadwal yang matang mulai dari identifikasi kebutuhan logistik, pemilihan penyedia, produksi, dan distribusi.
Baca juga: Wasra dan Wasri dalam Peningkatan Kinerha Pengawasan
Pada proses distribusi hendaknya dirancang dengan matang, daerah yang terjauh dengan kondisi geografis yang sulit hendaknya mendapatkan perhatian utama, apalagi kondisi cuaca pada bulan pemungutan suara yang sudah memasuki musim penghujan yang dikhawatirkan menambah kesulitan pada proses pendistribusian logistik.
Untuk itu perlu pemilihan moda transportasi yang tepat. Selain itu pemanfaatan teknologi informasi tracking logistic juga bisa digunakan untuk memantau posisi logistik secara lebih tepat dan efisien.
Kemudian menyangkut ketepatan jenis, bentuk, ukuran dan spesifikasi.
Ketepatan jenis ini mencakup jenis logistik yaitu perlengkapan pemungutan suara, dukungan perlengkapan pemungutan suara dan perlengkapan pemungutan suara lainnya dapat terdistribusi secara lengkap ke tempat pemungutan suara.
Bentuk dan ukuran hendaknya dipertimbangkan terkait memberikan kemudahan bagi pemilih dalam proses memilih dengan tetap mempertimbangan asas-asas pemilu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Distribusi-Logistik-Pemilu.jpg)