Puisi

Kumpulan Puisi Karya Goenawan Mohamad

Berikut kumpulan puisi karya Goenawan Mohamad, Goenawan Mohamad dikenal sebagai penyair dan tokoh yang aktif dalam dunia jurnalistik.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Kompas.com
Kumpulan Puisi Karya Goenawan Mohamad 

Anjasmara, adikku, tinggallah, seperti dulu.
Bulan pun lamban dalam angin, abai dalam waktu.
Lewat remang dan kunang-kunang, kaulupakan
wajahku, kulupakan wajahmu.

4. Puisi Sajak Untuk Bungbung Goenawan Mohamad

Tiap tengah malam hujan mendarat

pada atap anak yang mimpi

Tentang seorang pilot, tanpa pesawat

di atas sawah dan pagi hari

Cemas itu, nak, memang telah jadi umum

dan akan sampai pula kemari

Nah rapikan rambutmu sebelum kucium

dengan tangkai daun yang lama mati

5. Puisi Perjalanan Malam Goenawan Mohamad

Wer reitet so spat durch Nacht und Wind?
Er ist der Vater mit seinem Kind
- GOETHE

Mereka berkuda sepanjang malam,
sepanjang pantai terguyur garam.
Si bapak memeluk dan si anak dingin,
menembus kelam dan gempar angin.

Adakah sekejap anak tertidur,
atau takutkan ombak melimbur?
“Bapak, aku tahu langkah si hantu,
ia memburuku di ujung itu.”

Si bapak diam meregang sanggurdi,
merasakan sesuatu akan terjadi.
“Kita teruskan saja sampai sampai,
sampai tak lagi terbujur pantai.”
“Tapi ‘ku tahu apa nasibku,
lepaskanlah aku dari pelukmu.”
“Tahanlah, buyung, dan tinggallah diam,
mungkin ada cahaya tenggelam.”

Namun si hantu tak lama nunggu:
dilepaskannya cinta (bagai belenggu).
Si anak pun terbang ke sebuah cuaca:
“Bapak, aku mungkin kangen di sana.”

(MG Anggita Pertiwi)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved