Luapan Limbah Cair di Seputaran Tugu Pal Putih Jogja, Ada Indikasi Mal Prosedural
3 pelaku usaha dipanggil Pemkot Yogya untuk dimintai klarifikasi soal kasus luapan limbah cair di Jalan AM Sangaji, kawasan Tugu Pal Putih
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com Jogja - 3 pelaku usaha dipanggil Pemkot Jogja untuk dimintai klarifikasi soal kasus luapan limbah cair di Jalan AM Sangaji, kawasan Tugu Pal Putih, Kamis (9/11/23).
Untuk diketahui, cairan yang diduga limbah minyak meluber di Jalan A.M Sangaji, Gowongan, Jetis, Kota Yogyakarta atau tepat di sisi utara Tugu Yogyakarta, pada Selasa (31/10/2023).
Akibat melubernya cairan yang diduga limbah minyak tersebut, menyebabkan dua pengendara sepeda motor terjatuh lantaran terpeleset.
Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat, mengungkapkan, surat pemanggilan untuk 3 pelaku usaha tersebut sudah dikirimkan, Rabu (8/11/23).
"Surat panggilannya sudah dikirimkan, besok (Kamis) baru dihadirkan," tandasnya.
Meski enggan membeberkan secara rinci, Octo menyebut, ketiga pelaku usaha yang dipanggil itu bergerak di sektor kuliner.
Sementara, lokasinya pun berada di sekitaran titik luapan limbah cair mengandung minyak, di sisi utara Tugu Pal Putih.
"Untuk identitasnya belum bisa kami sampaikan, karena masih tahap klarifikasi. Kalau usahanya itu kuliner," terangnya.
Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo, mengatakan, berdasarkan hasil investigasi, ditemukan indikasi mal prosedural dari beberapa pelaku usaha.
Selaras aturan, buangan yang masuk saluran air limbah harus terolah lebih dulu, melalui mekanisme penyaringan dengan penangkap lemak.
Sehingga, untuk limbah makanan dari para pelaku usaha kuliner, otomatis wajib menerapkan metode tersebut, supaya tidak mengalir ke saluran air limbah.
"Ini harus segera cepat ditangani. Saya minta, kalau memang hasil investigasinya ada kesalahan atau pelanggaran aturan, (pelaku usahanya) harus ditindak secara tegas," tegasnya.
Baca juga: Cairan Diduga Limbah Minyak Meluber di Kawasan Tugu Yogyakarta, Sebabkan Dua Pemotor Terjatuh
Tak Hanya Sekali
Pemilik usaha di sekitar lokasi, Yuli (41), mengatakan melubernya cairan yang diduga limbah minyak tersebut bukan pertama kali ini terjadi.
"Sering (terjadi), paling beberapa bulan meluber lagi. Kurang tahu (limbah apa) tapi yang namanya limbah kan mungkin dari daging, ayam, mungkin dari pasar pembuangan limbahnya juga melalui situ," ujar Yuli.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kasus-Luapan-Limbah-Cair-di-Kawasan-Tugu-Pemkot-Yogya-Panggil-Beberapa-Pelaku-Usaha.jpg)