Remaja Perlu Mendapat Edukasi Kesehatan Reproduksi Sedini Mungkin
Kepala DP3AP2 DIY, Erlina Hidayati Sumardi mengatakan remaja perlu mengelola dorongan seksual dengan baik.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masa remaja menjadi masa yang krusial, karena anak cenderung ingin mencoba hal-hal baru.
Pada masa remaja, anak-anak biasanya juga sudah mulai jatuh cinta.
Akan menjadi berbahaya jika para remaja ini kemudian coba-coba melakukan hubungan seksual.
Dikhawatirkan terjadi kehamilan yang tidak diinginkan.
Kepala DP3AP2 DIY, Erlina Hidayati Sumardi mengatakan remaja perlu mengelola dorongan seksual dengan baik.
Sehingga libido dapat salurkan pada hal- hal yang positif, seperti olahraga, kesenian, kegiatan berorganisasi, dan lainnya.
Menurut dia, remaja perlu mengembangkan kompetensi diri. Sebab para remaja nantinya akan menjadi generasi penerus.
"Remaja itu kan suka tantangan, suka coba-coba. Kadang dikasih tahu orangtuanya nggak mau. Tetapi untuk sesuatu yang berbahaya bagi dirinya, ya tolong itu juga dipikirkan. Lebih baik waktunya digunakan untuk meningkatkan kapasitas diri bagi masa depan," katanya dalam Family Talk.
Menurut Erlina, kehamilan yang tidak diinginkan memberikan dampak buruk bagi remaja, khususnya remaja perempuan.
Sebab alat reproduksi masih belum matang untuk berhubungan seksual dan mengandung.
Hal itu dapat berakibat pada kesehatan organ reproduksi, misalnya kanker serviks.
Kehamilan yang tidak diinginkan juga menjadi penyebab utama terjadinya pernikahan dini.
Pernikahan dini dapat memicu berbagai permasalahan, termasuk muaranya pada kemiskinan.
"Masih remaja sudah hamil, tentu dia waktunya terbatas. Mengurus diri sendiri saja belum bisa, tetapi harus memikirkan banyak hal. Kalau sudah mengandung, nanti harus kerepotan mengurus bayi. Tetapi bagaimana dengan sekolahnya, meskipun ada kejar paket, apakah remaja ini bisa atur waktunya. Belum lagi nanti kepikiran kalau ditinggal siapa yang akan mengasuh," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Rita-Nurmastuti-Family-Talk.jpg)