Begini Lho Cara Mengatasi Overthinking

Tiba-tiba muncul pikiran berulang seperti, Apa yang salah dengan diriku? Bagaimana jika keadaan menjadi lebih buruk lagi?

Editor: ribut raharjo
Istimewa
Desti Fatmasari MPsi, Psikolog, Psikolog Klinis UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Gunungkidul 

Oleh: Desti Fatmasari Mpsi, Psikolog
Psikolog Klinis UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Gunungkidul

TRIBUNJOGJA.COM - Tiba-tiba muncul pikiran berulang seperti, Apa yang salah dengan diriku? Bagaimana jika keadaan menjadi lebih buruk lagi?

Mengapa dia meninggalkan aku? Mengapa aku tidak bahagia? Bagaimana jika aku tidak bisa lulus sekolah? Apakah aku bisa mendapatkan pekerjaan?

Berbagai permasalahan yang sudah terjadi, sedang terjadi maupun yang belum terjadi tentunya akan selalu menyita pikiran.

Permasalahan tersebut biasanya terkait dengan hubungan percintaan, pendidikan, pekerjaan, keluarga, pertemanan.

Cara berpikir setiap orang ketika menghadapi permasalahan berbeda-beda, ada yang mampu berpikir secara cepat, ada juga yang memikirkan permasalahan tersebut secara terus-menerus dan penuh pertimbangan.

Proses memikirkan sesuatu secara terus-menerus bisa membuat kita mengalami overthinking.

Overthinking adalah sebuah kebiasaan dimana seseorang memikirkan suatu hal secara terus menerus seolah-olah hal tersebut tidak ada ujungnya.

Secara sekilas, overthinking mungkin mirip dengan rasa kekhawatiran, tetapi sebenarnya kedua hal tersebut berbeda.

Overthinking fokus pada perasaan negatif mengenai suatu pengalaman tidak menyenangkan, sedangkan rasa kekhawatiran lebih fokus pada antisipasi hal-hal buruk yang mungkin akan terjadi (Nolen-Hoeksema, Wisco, & Lyubomirsky, 2008).

Menurut Nareza (2020), proses overthinking biasanya disebabkan oleh adanya perasaan resah akan suatu hal, trauma yang belum selesai, sedang menghadapi masalah besar, bahkan masalah yang awalnya sederhana bisa menjadi besar jika selalu dipikirkan secara berlebihan.

Alih-alih mencari jalan keluar, overthinking mungkin saja dapat menimbulkan masalah lainnya.

Penyebab lain overtinking adalah ketika seseorang sedang mempertimbangkan suatu keputusan, mencoba memahami tindakan atau keputusan orang lain, memprediksikan masa depan, merefleksikan apa yang telah terjadi.

Menurut Anggaraeni & Tambunan (2022) Dampak Overthinking adalah

(1) Kesulitan untuk tidur. Saat sedang overthinking, pikiran seseorang terus menerus memikirkan berbagai macam asumsi negatif dan akan mengakibatkan otak sulit beristirahat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved