Berita DI Yogyakarta Hari Ini
Pemda DIY Gelar Workshop Young Entrepreneur Fashion Academy
Jogja Fashion Dunia adalah cita-cita menjadikan Jogja sebagai salah satu destinasi pusat fashion dunia, tanpa kehilangan jati diri sebagai Bangsa.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Para desainer maupun pelaku usaha fashion di DIY diharapkan memiliki semangat tinggi untuk mendukung Pemda DIY mewujudkan Jogja menjadi destinasi wisata fashion dunia.
Sinergi mewujudkan Jogja Fashion Dunia ini perlu terus didorong dengan mengangkat berbagai potensi fashion yang ada di DIY.
Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DIY, GKBRAy A Paku Alam pada Pembukaan Workshop Young Entrepreneur Fashion Academy di Unit IX Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Rabu (9/8/2023).
Guna mendukung upaya terwujudnya Jogja Fashion Dunia, Gusti Putri juga berharap para desainer Jogja bisa terus mengembangkan ide kreatifitasnya.
Baca juga: Fashion Show Wastra Sahaja Sedot Antusiasme Publik di Pedestrian Suroto Kotabaru
“Saya ingin memberi semangat kepada para desainer Jogja, mari kita tunjukkan Jogja bisa menjadi pusat fashion dunia. Karena di Jogja ini fashionnya bagus-bagus. Ide untuk berkreasi itu penting sekali. Ide harus terus dikembangkan. Para desainer juga harus terus belajar,” ungkap Gusti Putri.
Gusti Putri mengatakan, para desainer Jogja juga harus memiliki semangat berkreasi dengan mewujudkan ide-ide mereka menjadi produk fashion yang berkualitas dunia dan bisa diterima di musimnya.
Selain ide cemerlang, tentu dukungan sarana prasarana yang bagus juga dibutuhkan agar target Jogja Fashion Dunia semakin cepat terwujud.
“Jogja sebagai Kota Batik Dunia juga harus terus digaungkan. Untuk itu saya berharap batik bisa terus menjadi pemikiran para desainer Jogja dalam berkarya. Mari kita terus mengangkat batik menjadi ikon fashion dunia. Semua itu bisa terwujud dengan semangat yang tinggi dan kemauan untuk memulai,” paparnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Syam Arjanti mengatakan, untuk mendukung dunia fashion Jogja, Disperindag DIY telah melakukan berbagai pelatihan dan program inkubasi.
Harapannya, Jogja Fashion Dunia bisa segera terwujud, di mana ‘dunia’ datang ke Jogja untuk berwisata fashion.
“Melalui kegiatan seperti Young Entrepreneur Fashion Academy ini diharapkan juga bisa meningkatkan kualitas maupun kuantitas ekspor produk fashion dari DIY. Karena target kami saat ini untuk fashion Jogja memang bisa menembus pasar dunia,” imbuhnya.
Sebagai informasi, Jogja Fashion Dunia adalah cita-cita untuk menjadikan Jogja sebagai salah satu destinasi pusat fashion dunia, tanpa kehilangan jati diri sebagai Bangsa Indonesia.
Baca juga: Jogja Fashion Trend 2023 Jadi Bagian Wujud Ekonomi Kreatif Indonesia
Upaya ini juga dilakukan dengan mengeksplorasi potensi DIY, yaitu potensi wastra, craft fashion, sentra industri, dan budaya.
Dengan mengeksplorasi potensi DIY akan tercipta peluang bisnis baru, peningkatan produksi lokal, dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Jogja sebagai pusat fashion dunia yang berjati diri diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan industri fashion di DIY dan sekitarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-yogyakarta_20180911_145553.jpg)