Berita Kota Yogya Hari Ini

Personel Polsek Umbulharjo Ringkus Ketua Geng Vascal dan Rombongan Setelah Uji Nyali Anggota Baru

Polisi meringkus ketua geng Vascal beserta komplotannya yang sedang melaksanakan aksinya di dua tempat sekaligus. Para pelaku yakni MRN (18) alias

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polisi meringkus ketua geng Vascal beserta komplotannya yang sedang melaksanakan aksinya di dua tempat sekaligus.

Para pelaku yakni MRN (18) alias Hoho asal Semaki, Kulon Progo, RAA (20) asal Umbulharjo yang mengaku ketua geng Vascal.

Berikutnya MSM alias Gombong pelajar atau anak dibawah umur asal Umbulharjo, MDH alias Dapek, warga Pakualaman, RT alias Sipap (16) pelajar asal Umbulharjo, dan AN (17) warga Mergangsan Yogyakarta.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Akan Realisasikan Smart CCTV untuk Antisipasi Parkir Liar di Jalan Pasar Kembang

Para pelaku ini beraksi untuk menguji mental anggota baru dari geng Vascal yang dikomandoi oleh RAA.

Kapolsek Umbulharjo Kompol Yayan Dewayanto mengatakan total pelaku ada enam orang.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (12/5/2023) sekitar pukul 14.00 WIB saat itu korban inisial EGW dan FF mengendarai sepeda motor sepulangnya dari rumah teman di daerah Maguwoharjo.

Sesampainya di kawasan Babarsari, Sleman, korban mendahului rombongan pelaku.

"Pelaku tidak terima korban kemudian dipepet dan diminta berhenti oleh pelaku MSM dan MRN. Selanjutnya korban dipukuli oleh pelaku," kata Kapolsek saat jumpa pers di Mapolsek Umbulharjo, Selasa (30/5/2023) 

Selanjutnya korban dibawa menuju Lapangan SMA Taman Madya Tamansiswa menggunakan sepeda motor.

Di depan gerbang SMA tersebut korban dipaksa turun dari sepeda motor dan kembali dianiaya oleh para pelaku.

"Para pelaku juga mengambil sejumlah barang milik korban. Setelah itu korban ditinggal kabur," terang dia.

Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo, AKP Nuri Ariyanto menambahkan, korban pada saat itu juga melapor ke Polsek Umbulharjo.

Polisi lantas melakukan penyelidikan dan diketahui para pelaku sengaja mencari musuh untuk menguji anggota baru dari geng Vascal ini.

"Pengakuan tersangka RAA ini mengaku ketua geng Vascal, sehingga dia membawa adik-adik ini untuk direkrut jadi anggota. Sehingga ketika di lapangan dia ketemu sama anak-anak juga langsung diajak untuk sparingan (duel), untuk mencoba atau menjajaki anggota gengnya. Semacam ospek," katanya.

Dari keterangannya sasaran para 'koboi' cilik ini random alias acak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved