Berita Kota Yogya Hari Ini

Pedagang Pasar Sentul Kota Yogyakarta Dipindah ke Selter Sementara dan Dapat Keringanan Retribusi

Seluruh pedagang Pasar Sentul, Kota Yogyakarta mulai dipindahkan ke selter sementara yang berlokasi di Jalan Babaran, Umbulharjo, selepas Idulfitri

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Azka Ramadhan
Aktivitas pedagang di selter sementara Pasar Sentul, Kota Yogya, Selasa (16/5/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seluruh pedagang Pasar Sentul, Kota Yogyakarta mulai dipindahkan ke selter sementara yang berlokasi di Jalan Babaran, Umbulharjo, selepas Idulfitri lalu.

Tapi, selama menempati selter, sembari menanti Pasar Sentul rampung direvitalisasi, para pedagang mendapat keringanan retribusi.

Kepala Bidang Pasar Rakyat Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho Utomo, mengatakan, para pedagang Pasar Sentul yang dipindahkan ke selter sementara hanya cukup membayar 50 persen tarif retribusi saja.

Pemberlakuan tarif retribusi tersebut, mengacu pada Perda Kota Yogya No 6 tahun 2018 tentang retribusi pelayanan pasar. 

Baca juga: BREAKING NEWS : Pelaku Pembunuhan Wanita Hamil di Pantai Ngrawe Gunungkidul Divonis Mati

Dalam payung hukum itu diatur mengenai retribusi pasar dihitung setiap meter persegi untuk penggunaan kios, los dan pelataran, berdasarkan kelas pasar, golongan jenis dagangan dan nilai strategis dalam sehari.

Salah satunya, ditetapkan retribusi pasar pada lahan penampungan dikenakan 50 persen dari tarif retribusi sesuai jam buka.

"Tarif retribusinya sesuai Perda itu kita terapkan 50 persen. Dalam Perda, kan, bunyinya pada tempat penampungan. Tarif retribusi ini berlaku mulai Mei 2023," tandasnya, Selasa (16/5/2023).

Dijelaskannya, perbedaan tarif itu berlaku lantaran pedagang menempati selter atau titik penampungan, menggunakan tempat dan sarana prasarana yang sifatnya sementara.

Namun, meski bersifat sementara, Gunawan memastikan, fasilitas pedagang seperti kios, lapak, atau penunjang kebutuhan para pembeli, tetap disesuaikan dengan kebutuhan.

"Fasilitasnya sudah lengkap dan layak untuk berjualan. Tidak asal-asalan, ya, karena Pemkot Yogya, melalui Dinas PUPKP membangun selter ini dengan anggaran yang lumayan besar," ungkapnya.

Ia pun memaparkan, secara keseluruhan terdapat 529 pedagang yang dipindahkan ke selter sementara, sehingga kondisi Pasar Sentul pun benar-benar sudah dikosongkan.

Bukan tanpa alasan, pada pertengahan Mei 2023 ini, selaras rencana, pasar tradisional yang berlokasi di Jalan Sultan Agung tersebut sudah mulai proses revitalisasi.

"Proses penyiapan lahan atau land clearing sudah dilakukan oleh Bidang Aset (Pemkot Yogya). Sehingga, pembangunan bisa dimulai," cetusnya.

Sementara itu, Lurah Pasar Sentul, Yuriyanti, berujar, operasional pedagang di selter sementara tetap sama seperti saat menempati bangunan lama, yakni dari pagi sampai siang. Begitu juga mengenai prosedur keamanan, di mana selter sementara tetap dijaga penuh oleh petugas selama 24 jam.

"Pedagang sudah mulai berjualan di selter sementara sejak 1 Mei 2023. Jadi, mereka akan bertahan di sana sampai revitalisasi Pasar Sentul selesai," katanya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved