Viral Medsos

Viral, Bayi Usia 38 Hari Meninggal Dunia Setelah Dengar Petasan Tetangga, Ini Kronologinya

Media sosial dikagetkan dengan bayi usia 38 hari yang meninggal dunia setelah mendengar petasan tetangga. Peristiwa itu berawal dari petasan yang

IST
Viral, Bayi Usia 38 Hari Meninggal Dunia Setelah Dengar Petasan Tetangga, Ini Kronologinya 

Saat menyulut petasan, tetangga itu mengarahkan petasan ke atas rumah. Penyulut petasan itu juga tidak merasa bersalah atau meminta maaf.

"Kan orang dulu gitu kalau kaget karena apa, di pegangkan penyebabnya. Waktu ibu saya meminta bungkus petasan yang disulut untuk obat sawanen (kaget), malah dikasih petasan yang belum disulut. Kan kurang ajar banget," tambah Nufus.

Baca juga: Kronologi Ledakan Petasan Raksasa Tewaskan Bocah, Awalnya Sudah Disulut Api, Lalu Dicongkel

Baca juga: Kronologi Bayi 38 Hari di Gresik Kejang-kejang Setelah Dengar Suara Petasan, Akhirnya Meninggal

Nufus dan keluarga bayi sebenarnya sudah mengikhlaskan kepergian korban. Namun, ia tidak menyangka bahwa tetangga penyulut petasan itu tidak memiliki iktikad baik berupa permohonan maaf.

"Tidak ada iktikad baik, jangankan minta maaf, sampai keponakan saya meninggal saja tidak datang untuk melayat. Kita akan tunggu sampai malam ini, kalau tidak datang minta maaf kita akan lapor polisi," tegas Nufus.

Tanggapan Dokter Rumah Sakit

Tante korban, Nufus menjelaskan menurut dokter yang merawat, penyebab pembuluh otak N pecah disebabkan karena sebuah benturan.

Padahal, bayi yang meninggal karena ledakan petasan tersebut tak pernah terbentur apapun.

"Setelah kita jelaskan bahwa tidak pernah terbentur, dokter bilang bahwa pecahnya pembuluh otak itu juga bisa disebabkan karena kaget yang luar biasa," ujar Nufus.

Terkait meninggalnya bayi N yang diduga karena kaget mendengar suara petasan, keluarga berencana melaporkan tetangga yang menyalakan petasan ke polisi.

Namun, Kapolsek Benjeng Iptu Alimin Tunggal menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima laporan dari keluarga bayi N.

“Kendati demikian, anggota kemarin malam (27/4/2023) sudah ke lokasi dan benar ada seorang bayi yang meninggal dunia,” ujar Alimin dikutip dari Kompas TV.

 

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved