Berita Bantul Hari Ini
Polisi di Bantul Amankan 45 Remaja yang Terlibat Kejahatan Jalanan Selama Ramadan
Selama bulan Ramadan ini, Polres Bantul beserta jajarannya terus berpatroli untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Bantul. Memasuki pekan kedua
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Selama bulan Ramadan ini, Polres Bantul beserta jajarannya terus berpatroli untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Bantul.
Memasuki pekan kedua Ramadan, pihak kepolisian telah mengamankan setidaknya 45 remaja yang berurusan dengan hukum.
Kapolres Bantul, AKBP Ihsan, menjelaskan ada puluhan remaja yang diamankan atas beberapa kasus, seperti pengeroyokan, penganiayaan, kepemilikan senjata tajam (sajam) dan aksi perang sarung.
Baca juga: PSIM Yogyakarta Dirumorkan Bakal Datangkan Kembali Sugeng Efendi dari Dewa United
Dijelaskan, dari 45 remaja yang diamankan, 7 remaja ditangkap karena kasus pengeroyokan, 2 karena kasus penganiayaan, 16 karena kasus kepemilikan sajam dan 20 karena aksi perang sarung.
“Untuk pelaku pengeroyokan, penganiayaan dan kepemilikan sajam, akan kita proses hukum, sementara untuk pelaku perang sarung kita lakukan pembinaan,” jelas Kapolres.
Meski dilakukan pembinaan untuk pelaku perang sarung, namun pihak kepolisian jiga mengamankan 13 unit sepeda motor dari para pelajar yang melakukan perang sarung. Setelah dilakukan penyitaan, kendaraan itu baru boleh diambil setelah Lebaran.
“Tujuannya untuk memberi peringatan kepada orangtua yang seharusnya peduli kepada anaknya, khususnya keselamatan berkendara,” jelasnya.
Menurut Kapolres, tugas menjaga Kamtibmas bukan semata tugas polisi. Namun juga diperlukan peran serta dari masyarakat.
“Polisi tidak bisa bekerja sendirian dalam menjaga keamanan, harus ada partispasi dari masyarakat agar tercipta Bantul yang aman dan nyaman," ucapnya.
Tak hanya itu, Kapolres juga mengingatkan para orang tua untuk memperhatikan putra-putrinya, jangan sampai terlibat kejahatan jalanan maupun geng sekolah.
"Kami meminta peran para orang tua untuk mengawasi putra-putrinya, perhatikan dengan siapa mereka bergaul, dan cari apabila pukul 22.00 belum pulang. Jangan sampai mereka menjadi pelaku maupun korban kejahatan jalanan," katanya.
Kapolres menegaskan, pihaknya telah meningkatkan patroli rutin dalam menjaga stabilitas keamanan masyarakat termasuk dari tindakan kejahatan jalanan, termasuk perang sarung. Ihsan juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan segan untuk menindak tegas para pelaku kejahatan, agar masyarakat bisa merasa nyaman saat menjalankan ibadah puasa
Selain itu, sebagai upaya menjaga kondusifitas selama Ramadan, jajaran Polres Bantul terus berupaya untuk mengungkap peredaran miras ilegal termasuk oplosan.
Seperti yang dilakukan Polsek Pleret melalui operasi cipta kondisi berhasil mengamankan ratusan minuman keras (miras) oplosan di rumah RS (40) warga Tambalan Pleret Bantul pada Rabu (5/4/2023) kemarin.
Kapolsek Pleret, AKP Titik Esti Handayani menjelaskan, pengungkapan kasus itu bermula ketika polisi mendapatkan informasi dari masyarakat terkait peredaran miras oplosan di wilayah Tambalan Pleret Bantul.
“Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mendapat informasi bahwa seorang warga berinisial RS telah memproduksi miras oplosan di rumahnya,” jelasnya.
Dinkop UKM DIY dan Iwapi Bantul Gelar Pameran Produk Disabilitas di Stadion Sultan Agung |
![]() |
---|
Sejumlah Titik di Bantul Longsor Terdampak Hujan Deras |
![]() |
---|
13 Orang Meninggal Karena Laka Air hingga Pekan Kedua Desember 2024, Ini Pesan Polres Bantul |
![]() |
---|
Festival Inspirasi Pendidikan Kabupaten Bantul 2024, Jadi Sarana Peringati PGRI dan HKN |
![]() |
---|
Natal dan Tahun Baru, Stok Kebutuhan LPG 3 Kg di Bantul Disebut Aman |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.