Berita Jogja Hari Ini

Pemda DIY dan ISI Surakarta Jalin Kerja Sama di Bidang Kebudayaan

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima audiensi Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, I Nyoman Sukerna di Gedhong Wilis, Komple

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Yuwantoro Winduajie
Rektor ISI Surakarta I Nyoman Sukerna 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima audiensi Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, I Nyoman Sukerna di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (24/2/2023).

Audiensi tersebut membahas beberapa hal, mulai dari informasi terkait kebudayaan hingga rencana kerja sama. 

I Nyoman mengungkapkan, sebagai perguruan tinggi seni, ISI Surakarta melihat Yogyakarta sebagai sumber informasi sekaligus pusat aktivitas kebudayaan, terutama dengan adanya kehadiran Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat di wilayah ini.

“ISI itu kan perguruan tinggi seni. Jadi inti kunjungan kami untuk minta bantuan Pak Gubernur (DIY) untuk bisa memberikan seperangkat gamelan Jogja. Selain itu, kami juga membicarakan terkait kerja sama untuk pertukaran mahasiswa,” ujar I Nyoman.

Dia mengutarakan, kerja sama antara ISI Surakarta dengan Pemda DIY sebenarnya sudah berjalan cukup lama dengan berbagai bidang kerja sama.

Harapannya hubungan kerja sama antara kedua belah pihak dapat semakin erat serta meluas hingga ke bidang lainnya yang potensial.

Baca juga: BPBD Catat Jumlah Kaltana di Sleman Sebanyak 72 dari 86 Kalurahan

“Beberapa kerja sama itu mungkin sudah terjalin agak lama sehingga perlu diperbaharui. Kami akan cek dahulu mana yang perlu diperbaharui dan kerja sama apa lagi yang bisa dikembangkan,” ucap I Nyoman Sukerna.

Dia melanjutkan, Sri Sultan disebut berkenan menjadi salah satu penguji pada program pasca sarjana di ISI Surakarta. Selain itu, Sri Sultan juga diharapkan berkenan untuk memberikan kuliah umum di ISI Surakarta.

“Satu lagi, kami kalau bisa nanti akan bekerja sama dengan Keraton Yogyakarta terkait uji kompetensi para lulusan ISI Surakarta. Dari pihak Keraton nanti bisa ikut jadi asesor uji kompetensi maupun dosen penguji. Karena kami inginnya lulusan ISI Surakarta tidak hanya mendapat ijazah, tapi juga mengantongi sertifikat keterampilan,” terang I Nyoman Sukerna.

Sri Sultan dikatannya menyambut baik dan mendukung beberapa hal tersebut. Pihaknya pun diminta untuk dapat mempersiapkan berbagai surat dan dokumen yang diperlukan terkait kerja sama yang ingin dilakukan.

“Beliau (Gubernur DIY) mendukung kita semua. Tinggal dokumen, surat-menyuratnya dipersiapkan saja agar menjadi legal semua,” katanya. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved