Imbas Plastik Mahal, Pengusaha Sablon Kemasan Naikkan Ongkos Produksi

Pemilik Sablon Jumro, Heri Kurniawan mengatakan dirinya membuka usaha sablon kemasan, baik plastik, gelas plastik, boks makanan,

Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani
HARGA PLASTIK: Foto dok ilustrasi. Suasana toko plastik dan bahan kue Berkah di Kabupaten Sleman, Senin (6/4/2026). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pengusaha sablon terpaksa menaikkan ongkos produksi akibat harga plastik yang melambung. 

Pemilik Sablon Jumro, Heri Kurniawan mengatakan dirinya membuka usaha sablon kemasan, baik plastik, gelas plastik, boks makanan, dan lain-lain. 

Sebelum Idulfitri dirinya sudah mendapatkan informasi perihal kenaikan harga plastik. Namun peningkatan signifikan baru dirasakan pasca Idulfitri.

"Bahan wadah kemasan yang dari plastik itu kenaikannya 80 persen, yang kita pakai itu antara 30 sampai hampir 50 persen. Cup plastik naik juga," katanya saat dihubungi, Selasa (7/4/2026).

Biaya produksi naik

Tinggi harga bahan baku ditambah beberapa bahan sablon juga naik, ia terpaksa menaikkan ongkos produksi. Tingginya biaya operasional, termasuk pegawai memaksanya untuk menaikkan harga.

"Konsumen juga saya edukasi, kami info kenaikan harga sebelum cetak. Kalau ACC (setuju) ya lanjut cetaknya," ujarnya.

Pilihan lain yang ditempuh untuk mengatasi kenaikan harga plastik adalah meminta konsumen mencari sendiri kemasan yang akan disablon. Biasanya, konsumen tinggal terima jadi dan tidak perlu repot mencari kemasan yang akan disablon.

"Biasanya selama ini semua dari kita, ya ada sebagian kecil yang bawa sendiri. Namun dengan kondisi yang sekarang, mereka pun tak rasa ya kasian, ya tak minta cari sendiri, biar mereka tahu sendiri," lanjutnya.

Meski harga plastik meningkat, namun permintaan sablonan cenderung stabil. Hal itu karena pelaku usaha tetap membutuhkan kemasan atau packaging. 

"Konsumen yang biasa pakai packaging ya tetap beli, mau nggak mau. Yang masalah itu barangnya sekarang agak susah, harganya tinggi," imbuhnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved