Imbas Plastik Mahal, Pengusaha Sablon Kemasan Naikkan Ongkos Produksi
Pemilik Sablon Jumro, Heri Kurniawan mengatakan dirinya membuka usaha sablon kemasan, baik plastik, gelas plastik, boks makanan,
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Yoseph Hary W
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pengusaha sablon terpaksa menaikkan ongkos produksi akibat harga plastik yang melambung.
Pemilik Sablon Jumro, Heri Kurniawan mengatakan dirinya membuka usaha sablon kemasan, baik plastik, gelas plastik, boks makanan, dan lain-lain.
Sebelum Idulfitri dirinya sudah mendapatkan informasi perihal kenaikan harga plastik. Namun peningkatan signifikan baru dirasakan pasca Idulfitri.
"Bahan wadah kemasan yang dari plastik itu kenaikannya 80 persen, yang kita pakai itu antara 30 sampai hampir 50 persen. Cup plastik naik juga," katanya saat dihubungi, Selasa (7/4/2026).
Biaya produksi naik
Tinggi harga bahan baku ditambah beberapa bahan sablon juga naik, ia terpaksa menaikkan ongkos produksi. Tingginya biaya operasional, termasuk pegawai memaksanya untuk menaikkan harga.
"Konsumen juga saya edukasi, kami info kenaikan harga sebelum cetak. Kalau ACC (setuju) ya lanjut cetaknya," ujarnya.
Pilihan lain yang ditempuh untuk mengatasi kenaikan harga plastik adalah meminta konsumen mencari sendiri kemasan yang akan disablon. Biasanya, konsumen tinggal terima jadi dan tidak perlu repot mencari kemasan yang akan disablon.
"Biasanya selama ini semua dari kita, ya ada sebagian kecil yang bawa sendiri. Namun dengan kondisi yang sekarang, mereka pun tak rasa ya kasian, ya tak minta cari sendiri, biar mereka tahu sendiri," lanjutnya.
Meski harga plastik meningkat, namun permintaan sablonan cenderung stabil. Hal itu karena pelaku usaha tetap membutuhkan kemasan atau packaging.
"Konsumen yang biasa pakai packaging ya tetap beli, mau nggak mau. Yang masalah itu barangnya sekarang agak susah, harganya tinggi," imbuhnya. (maw)
| Pedagang Jajanan di Jogja Sambat Harga Plastik Meroket, Untung Makin Tipis |
|
|---|
| Penjual Siomay di Jogja Menjerit : Plastik Naiknya Kebangetan |
|
|---|
| Harga Plastik Melejit: UMKM di Sleman dan Yogyakarta Tercekik |
|
|---|
| Mengakali Lonjakan Harga Plastik, Pedagang Kecil di Yogyakarta Pilih Pangkas Keuntungan |
|
|---|
| Plastik Kian Mahal, Pelaku Usaha di Sleman 'Pusing' Atur Strategi, Berharap Harga Kembali Normal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Harga-Plastik-Melonjak-Pedagang-Kemasan-Plastik-Bingung-Tentukan-Harga.jpg)