Politik Global
Putra Donald Trump Sindir Elite AS Alihkan Isu Sabotase Nord Stream
Donald Trump Jr memposting meme yang menyindir elite AS, media dan warganya yang heboh isu UFO ketimbang laporan sabotase Nord Stream oleh Washington.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, NEW YORK – Donald Trump Jr, putra mantan Presiden AS Donald J Trump memposting meme ke halaman Telegramnya yang menyindir warga Amerika terkait UFO, balon China dan sabotase Nord Stream.
Trump Jr menyindir warga dan media di AS memberi perhatian lebih isu UFO dibandingkan laporan pengungkapan jurnalis investigasi Seymour Hersh.
Jurnalis investigatif kawakan itu menulis berdasar narasumbernya, AS bertanggung jawab langsung atas sabotase pipa Nord Stream Rusia, 26 September 2022.
Gambar yang diposting Trump Jr - berdasarkan meme Tumblr yang tidak dikenal berjudul "Bisakah kita berbicara dengan gajah di dalam ruangan?" - menunjukkan seorang wanita di supermarket melihat barang-barang berlabel "UFOS".
Sementara gajah balon tiup merah muda raksasa berlabel "THE US BLEW UP NORD STREAM" melihat dari belakangnya. Berita ini dilansir dari laman Sputniknews.com, Selasa (14/2/2023).
Ini bahasa perumpamaan mirip seperti pepatah umum di Indonesia, “Gajah di Pelupuk Mata tak Tampak, Semut di Seberang Tampak”.
Baca juga: Seymour Hersh Blak-blakan Sabotase Nord Stream, Tutup Rapat Narasumbernya
Baca juga: Siapa Jake Sullivan, Aktor Utama Perencana Sabotase Nord Stream?
Baca juga: AS di Balik Peledakan Nord Stream, Tulisan Lengkap Seymour Hersh - BAGIAN SATU
Media AS terarah menyajikan kehebohan saat militer AS menemukan dan menjatuhkan beberapa benda terbang tak dikenal di wilayah udara AS dan Kanada.
Militer menyatakan meningkatkan kewaspadaan sejak penembakan balon cuaca China pada 4 Februari yang telah melintasi Alaska, sebagian Kanada, dan benua Amerika Serikat.
Media besar di AS menghindar dari melaporkan artikel Seymour Hersh di Substack.com, yang merinci bagaimana penyelam Angkatan Laut AS menempatkan bahan peledak C4 pada empat pipa Nord Stream di lepas pulau Bornholm Denmark selama latihan NATO musim panas lalu.
Outlet yang meliput laporan Hersh sebagian besar membatasi diri dan mencoba mengambil sudut pandang lain.
Kantor berita Reuters memuat artikel berjudul "Gedung Putih mengatakan posting blog tentang ledakan Nord Stream 'benar-benar salah'".
Sudut pandangnya bantahan Gedung Putih yang berusaha mengurangi kredibilitas Seymour Hersh, pemenang Hadiah Pulitzer, yang lebih dari 50 tahun menulis investigasi.
Reuters dan juru bicara pemerintah AS melabeli karya Hersh sebagai "postingan blog.”

Business Insider memuat artikel yang bahkan lebih agresif, berjudul "Klaim oleh seorang jurnalis yang didiskreditkan AS diam-diam meledakkan pipa Nord Stream membuktikan hadiah untuk Putin."
Snopes, sebuah layanan "pemeriksa fakta" yang dikenal karena menyerang narasi yang menantang garis kemapanan, menjuluki laporan Hersh sebagai "konspirasi".
Profil Bola Tinubu, Akuntan Lulusan AS, Pernah Jadi Keuangan di ExxonMobil Nigeria |
![]() |
---|
Politikus Senior Bola Tinubu Terpilih Jadi Presiden Nigeria |
![]() |
---|
China Kecam AS soal Asal Usul Virus Corona, Penyelidikan FBI Sudah Dipolitisasi |
![]() |
---|
Sergey Lavrov : Pendaftar BRICS Mencapai 20 Negara di Asia dan Afrika |
![]() |
---|
China Kecam Mentalitas Perang Dingin, Hegemonisme, dan Unilateralisme |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.