Perang Rusia Vs Ukraina

Menlu Hongaria Peringatkan Eropa, Rusia Bakal Menangkan Perang

Menlu Hongaria Peter Szijjarto memperingatkan Eropa yang terus memasok senjata ke Ukraina. Tindakan itu akan semakin berbahaya bagi Eropa.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
SERGEY BOBOK / AFP
Prajurit Ukraina memperbaiki satu unit tank yang ditinggalkan oleh pasukan Rusia di sebelah utara wilayah Kharkiv 20 September 2022, 

TRIBUNJOGJA.COM, WARSAWA – Menteri Luar Negeri Hongaria, Peter Szijjaerto memperingatkan Uni Eropa yang terus mengirim senjata ke Ukraina.

Menurutnya, keputusan itu hanya akan memperpanjang konflik dengan Rusia. Hongaria merupakan anggota Uni Eropa.

Berbicara kepada radio Kossuth, Minggu (12/2/2023), Peter Szijjarto mengomentari pernyataan Presiden Parlemen Eropa, Roberta Metsola, yang mendorong pengiriman jet tempur dan senjata jarak jauh ke Kiev.

Menurut Peter Szijjarto, keputusan anggota parlemen Uni Eropa tentang Ukraina umumnya telah menyebabkan kerusakan pada Eropa.

Dia kemudian menuduh badan legislatif UE kredibilitasnya praktis nol. Szijjarto menunjuk skandal korupsi baru-baru ini sebagai bukti parlemen Uni Eropa salah satu organisasi paling korup di dunia.

Dia merujuk penangkapan mantan Wakil Presiden Parlemen Uni Eropa, Eva Kaili, yang dituduh menerima suap dari Qatar sebagai imbalan atas lobi ilegal untuk kepentingan negara Teluk itu.

Baca juga: Ketua Parlemen Hongaria Beberkan Sederet Kesalahan Barat Terhadap Rusia

Baca juga: PM Hongaria Victor Urban Percaya Barat Takkan Mampu Menangkan Ukraina

Baca juga: Menlu Hongaria Kecam Dubes AS Campuri Urusan Internal Negaranya

Szijjarto mencatat di negara-negara barat, retorika perang terdengar jauh lebih keras daripada retorika perdamaian.

Sementara negara-negara di luar gelembung transatlantic cenderung lebih memilih perdamaian daripada konflik yang mematikan.

Menteri Szijjarto mempertanyakan sanksi anti-Rusia versi barat. Dia berargumen mereka telah gagal memaksa Moskow untuk mengakhiri konflik.

Sementara ekonomi Eropa telah menghadapi kesulitan yang luar biasa, dan paket sanksi kesepuluh hanya akan cocok untuk menyebabkan kerusakan lebih lanjut bagi Eropa.

Sejak dimulainya permusuhan skala besar di Ukraina hampir setahun yang lalu, Hongaria, yang sangat bergantung pada energi Rusia, mengkritik sanksi barat terhadap Moskow.

Ia juga menolak mendukung Kiev dengan senjata, atau mengizinkan transfer senjata melintasi perbatasannya dengan Ukraina.

Di Warsawa, Presiden Polandia Andrzej Duda memperingatkan Rusia mungkin memenangkan perang jika pemerintah Kiev tidak disuplai senjata barat dalam beberapa minggu mendatang.

Selama wawancara dengan surat kabar Prancis Le Figaro, Duda ditanya apakah menurutnya Rusia dapat meraih kemenangan di Ukraina.

"Ya, mereka bisa, jika Ukraina tidak segera menerima bantuan," jawab pemimpin Polandia itu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved