Perang Rusia Vs Ukraina

Polandia Diam-diam Sudah Kirim Jet Tempur MiG-29 ke Ukraina

Polandia diam-diam sudah mengirimkan jet tempur MiG-29 ke Ukraina. Pesawat dikirim terpisah-pisah di bawah kedok suku cadang pesawat.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Nikolay DOYCHINOV / AFP
MiG-29 Angkatan Udara Bulgaria mendarat di depan petugas polisi militer di pangkalan udara Graf Ignatievo dekat Plovdiv pada 21 Februari 2022. Spanyol telah mengerahkan empat jet tempur ke sesama anggota NATO Bulgaria. Sekutu NATO telah menempatkan pasukan dalam keadaan siaga dan mengirim kapal dan jet tempur untuk memperkuat pertahanan timur Eropa saat ketegangan meningkat atas penumpukan militer Rusia di sekitar Ukraina. 

TRIBUNJOGJA.COM, WARSAWA – Polandia ternyata diam-diam mengirimkan beberapa jet tempur MiG-29 ke Ukraina pada musim semi 2022.

Namun sejak lama, pemerintah Polandia secara resmi membantahnya. Kabar terbaru campur tangan langsung Polandia itu dibeber media Polandia, Dziennik Gazeta Prawna (DGP).

Pesawat-pesawat tersebut dikirim menggunakan metode “gabungan”, yang artinya dikirim dalam keadaan dibongkar dan dinyatakan sebagai suku cadang.

“Badan pesawat dan sayap juga merupakan suku cadang,” tulis DGP pada Rabu (25/1/2023) waktu Warsawa, mengutip sumber-sumber di dalam pemerintah Polandia.

Kembali pada Maret 2022, pada bulan-bulan pertama operasi militer Rusia di Ukraina, Washington menolak rencana mentransfer jet MiG-29 Polandia ke Ukraina.

Gedung Putih dan Pentagon menyatakan langkah itu terlalu meningkat dan berisiko melibatkan AS atau sekutu NATO secara langsung dalam konflik.

Namun, pada April, Pentagon menyatakan sekutu AS yang tidak disebutkan namanya telah membantu meningkatkan armada jet tempur Ukraina dengan menyumbangkan "suku cadang".

Baca juga: Polandia Akhirnya Akan Kirim Tank Leopard Buatan Jerman ke Ukraina

Baca juga: PM Polandia : Barat Jangan Lelah Hadapi Situasi di Ukraina

Baca juga: Tiga Tahun Lalu Rand Corp Menyusun Skenario Konflik Rusia-Ukraina

Saat itu disebut suku cadang tidak ditentukan, yang seharusnya digunakan untuk memulihkan banyak pesawat yang rusak di Kiev.

Artikel terbaru oleh DGP menunjukkan sekutu AS itu bisa jadi adalah Polandia, yang pada akhir April terungkap telah memberi Ukraina bantuan militer senilai $7 miliar.

Warsawa mengirimkan setengah dari armada tank yang dimilikinya, lusinan howitzer, Grad MRLS, dan rudal untuk jet tempur MiG-29 dan Su-27.

Dalam beberapa minggu terakhir, AS tampaknya telah meninggalkan beberapa kekhawatiran sebelumnya tentang pasokan senjata berat ke Ukraina.

AS telah memutuskan pengiriman tank-tank M1 Abrams ke Kiev. Sementara Jerman, Polandia, dan Finlandia berniat mengirim lusinan tank Leopard 2 mereka.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov telah menanggapi pengiriman yang direncanakan ini sebagai bukti barat semakin terlibat langsung dalam konflik.

Para politisi Eropa dan Amerika mengklaim sebaliknya. Itu karena Rusia telah berulang kali mendesak barat untuk berhenti memompa senjata ke Ukraina.

Tuntutan agar Ukraina diberi jet-jet tempur produk barat dan amunisi jarak jauh sejak lama didengungkan elite di Kiev.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved