Berita Kesehatan
Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Pencegahan Rematik
Rematik merupakan gangguan yang meliputi tulang, sendi, jaringan ikat, maupun otot.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rematik menjadi satu di antara penyakit yang umum diderita masyarakat.
Namun tidak sedikit masyarakat yang salah kaprah memahami penyakit tersebut.
Dokter Spesialis Reumatologi, dr. Lisa Kurnia Sari M.Sc., Sp.PD., Subsp.R(K) mengatakan rematik merupakan gangguan yang meliputi tulang, sendi, jaringan ikat, maupun otot.
Ciri-ciri rematik pun berbeda-beda, tergantung pada masing-masing bagian yang mengalami gangguan.
Tulang keropos atau osteoporosis menjadi satu di antara penyakit rematik yang menyerang tulang.
Baca juga: Pertolongan Pertama untuk Meredakan Nyeri Akibat Rematik
Tulang yang kerospos membuat tulang berrongga, akibatnya menjadi lebih rentan patah tulang.
Pegel linu atau mialgia yang cukup sering dikeluhkan masyarakat, bisa masuk dalam rematik yang menyerang otot.
Sementara contoh rematik yang menyerang jaringan ikat ialah lupus dan penyakit autoimun lainnya.
Sedangkan nyeri yang terjadi pada sendi, merupakan salah satu contoh rematik sendi.
"Jadi rematik itu lingkupnya luas. Gangguan yang meliputi tulang, sendi, jaringan ikat, maupun otot, ya itu rematik . Masing-masing tentu ada cirinya," katanya dalam Bincang Kesehatan Tribunjogja.com , Kamis (26/01/2023).
Upaya pencegahan rematik pun berbeda-beda.
Namun secara umum gaya hidup sehat menjadi jurus ampuh mencegah rematik dan penyakit lainnya.
Memperhatikan asupan nutrisi menjadi penting, terutama dengan mengonsumsi makanan sehat.
Indonesia kaya akan pangan sehat, tidak sulit juga bagi masyarakat untuk mengakses bahan pangan yang kaya akan kalsium, protein, dan nutrisi lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Gaya-Hidup-Sehat-Jadi-Kunci-Pencegahan-Rematik.jpg)