Berita Jogja Hari Ini

Tim Drum Band DIY Resmi Masuk Puslatda BK PON Reguler

Cabang olahraga drum band resmi mengisi slot dalam program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Babak Kualifikasi (BK) PON Reguler 2023.

Dok Tim Drum Band DIY
Tim drum band DIY masuk Puslatda BK PON. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Cabang olahraga drum band resmi mengisi slot dalam program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Babak Kualifikasi (BK) PON Reguler 2023.

Dengan ini drum band menjadi penyumbang atlet terbanyak di program ini dengan total 22 atlet. Pada kualifikasi nanti Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) DIY mencanangkan target atletnya lolos ke PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Baca juga: Rumah Terduga Teroris di Sleman Kembali Digeledah, Polisi Temukan Serbuk dalam Kendi 

"Kami sangat berterimakasih kepada KONI DIY yang memberikan kesempatan bagi PDBI untuk ikut dalam program Puslatda BK PON 2023," kata Ketum Pengda PDBI DIY, Surya Wijaya, Senin (22/1/2023).

Pada program Puslatda BK PON Reguler 2023 yang mulai dijalankan KONI DIY pada bulan Januari ini, 22 atlet drum band DIY yang masuk dalam daftar peserta terdiri dari 11 atlet putra dan 11 atlet putri. 

Selain 22 atlet, sebanyak tiga pelatih akan menjadi pendamping latihan selama menjalani program latihan menuju BK PON.

Tahun ini tim drum band DIY cukup percaya diri, mereka punya modal apik dengan juara umum di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drum Band 2022 dengan raihan total 6 medali emas dan 4 medali perak.

Terlebih, raihan prestasi di Kejurnas 2022 lalu, DIY mampu meninggalkan jauh daerah lain, seperti Jawa Timur yang meraih 2 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu, serta Jawa Barat dan Jawa Tengah yang meraih 1 medali emas, 2 perak dan 2 perunggu.

Dengan modal prestasi di Kejurnas 2022 lalu dan saat ini KONI DIY memberikan kesempatan bagi atlet-atlet drum band untuk bergabung dalam program Puslatda BK PON reguler, maka hal tersebut jelas sangat membantu persiapan lebih maksimal. 

"Dengan adanya program Puslatda BK PON ini, jelas sangat membantu kami dalam menyiapkan tim menuju BK PON dan mewujudkan target kami untuk lolos PON," tegas Nolik.

Meski terbantu untuk persiapan menuju BK PON, dalam kesempatan tersebut Nolik menjelaskan bahwa saat ini untuk meraih hasil lebih maksimal, PDBI DIY memerlukan dukungan untuk tambahan peralatan lomba yang memang belum dimiliki. 

"Untuk kendala memang masih ada pada beberapa peralatan lomba. Selama ini, untuk memenuhinya, setiap Kejurnas kami masih menyewa dari luar. Jika kebutuhan tersebut dapat dipenuhi, jelas ini akan semakin membuat persiapan kami makin maksimal," ungkapnya.

Sementara itu pelatih tim drum band DIY, Sidiq Jefry Hendrixko menambahkan, dalam program Puslatda ini pihaknya akan menggelar latihan secara terpusat di Gunungkidul karena memang tim DIY bermaterikan atlet-atlet Gunungkidul yang sukses menjadi juara umum Porda DIY. 

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Alokasikan Fasilitas Hydrant Kering ke Permukiman Padat Penduduk

"Untuk lokasi, nanti kami gunakan di SKB Wonosari, Gedung Serbaguna Siyono, dan Stadion Handayani. Untuk jadwal latihan reguler, kami laksanakan setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis untuk sore hari dan Sabtu serta Minggu kami lakukan di pagi dan sore," jelasnya.

Selain akan menggelar latihan di Gunungkidul, nantinya tim juga akan menggelar latihan berupa training center atau karantina di setiap bulannya. 

"Untuk karantina ini, lokasinya akan mengambil di daerah sekitar KONI DIY, agar dekat dengan Stadion Mandala Krida dan GOR Among Raga. Yang pasti, kami bersyukur menjadi atlet Puslatda BK PON. Ini menjadi satu langkah lebih dekat bagi kami untuk bisa menjadi atlet PON," tandas dia. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved