Berita Kulon Progo Hari Ini
Sikapi Tingginya Angka Kemiskinan di Kulon Progo, Ini Upaya Kalangan Legislatif
DPRD Kulon Progo turut menyikapi terkait tingginya angka kemiskinan di Kulon Progo .
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
Melalui pemberian bunga rendah terhadap sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Mengingat sektor perekonomian di Kulon Progo ditopang oleh pertanian dan UMKM.
"Ini menjadi pekerjaan terberat, bagaimana dua sektor menjadi perhatian baik sarana prasarana (sarpras), sumber daya manusia (SDM) dan sistemnya," ucap Akhid.
Baca juga: Disnakertrans Kulon Progo Memvalidasi 1.786 Penderes sebagai Penerima Jaminan Perlindungan
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kulon Progo selama 2022 di angka 16,39 persen.
Angkanya mengalami penurunan 1,99 persen dibandingkan 2021 yakni 18,38 persen.
Kendati turun, angka kemiskinan di Kulon Progo masih tertinggi dibandingkan 4 kabupaten/kota di DIY.
Sementara, angka kemiskinan se-DIY tembus 463.630 jiwa pada awal 2023.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kulon Progo , Eko Pranyata menyiapkan berbagai upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di daerah ini.
Selain bantuan dan jaminan perlindungan, ada pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM).
Adapun pendukung lainnya seperti infrastruktur, akses pasar dan sebagainya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sikapi-Tingginya-Angka-Kemiskinan-di-Kulon-Progo-Ini-Upaya-Kalangan-Legislatif.jpg)