Perang Rusia Vs Ukraina
Latvia Tangkap Pemimpin Media Sputnik Lithuania, Moskow Protes Keras
Latvia menangkap dan menahan Marat Kasem, pemimpin media Sputniknews Lithuania atas tuduhan spionase dan melanggar sanksi Eropa terhadap Rusia.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Dia ditahan di tahanan polisi dan diinterogasi selama 12 jam sebelum dibebaskan. Pada 2021, Moskow mengecam penganiayaan terhadap jurnalis Rusia di negara-negara Baltik.
Rusia menilai sebagai serangan mencolok terhadap demokrasi, dengan mengatakan apa yang disebutnya sebagai degradasi kebebasan media.
Perkembangan terjadi ketika tiga negara Baltik mempertahankan sikap garis keras atas tindakan Moskow di tengah konflik di Ukraina.
Bulan lalu, Latvia, Lithuania, Estonia, serta Polandia dan Slovakia, semuanya mengajukan protes resmi terhadap usulan Presiden Prancis Emmanuel Macron, NATO harus menawarkan jaminan keamanan kepada Rusia.
Maria Zakharova membagikan video di saluran Telegramnya tentang Kasem berbicara tentang masalah yang dia hadapi, mencatat dia mengeluh tentang tekanan dan perlakuan buruk di tangan pemerintah di negara-negara Baltik.
“Ini bukan hanya tugas, tetapi kewajiban komunitas internasional untuk melakukan segalanya sehingga rezim yang melampaui batas ini akan kembali mengikuti hukum,” katanya.(Tribunjogja.com/Sputniknews/RussiaToday/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Respon-Inggris-Soal-Ketegangan-Ukraina-dan-Rusia-Siap-Kerahkan-Pasukan-NATO-ke-Perbatasan-Eropa.jpg)