Konflik Palestina Vs Israel
Drone Israel Jatuh di Nablus, Iron Dome Gagal Cegat UAV dari Lebanon
Drone SkyLark milik Israel jatuh di wilayah Nablus selama penerbangan pengintaian ke wilayah Palestina yang diduduki.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, TEL AVIV - Media Israel mengabarkan sebuah drone milik pasukan pendudukan Israel rusak selama kegiatan pengintaian di Nablus, Palestina.
Situs web Srugim Israel menyatakan drone SkyLark (Rochev Shamayim) jatuh selama aktivitas rutinnya di Samaria.
Menurut situs berita itu, bagian-bagian pesawat Israel ditemukan, menunjukkan tidak ada kebocoran informasi dan data di dalamnya.
Israel menangguhkan operasi SkyLark sejak 2017 setelah berulang kali jatuh karena kerusakan teknis dalam beberapa kecelakaan di Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza.
Sebelumnya pada Oktober, dua drone dengan model yang sama jatuh di Tepi Barat, mendorong tentara Israel menangguhkan operasi model tersebut selama beberapa waktu.
September lalu, pasukan pendudukan Israel (IOF) mengumumkan sebuah kendaraan udara tak berawak (UAV) Israel jatuh di Laut Mediterania karena malfungsi.
Pada 26 Mei, SkyLark Israel jatuh di pinggiran kota selatan Rmaych, setelah melanggar wilayah udara Lebanon.
Baca juga: Israel Tahan Tiga Warga Palestina Terkait Ledakan Bom di Yerusalem
Baca juga: Israel Tegaskan Siap Hadapi Serangan Roket dari Hezbollah, Andalkan Iron Dome
Baca juga: Roket Hamas Terobos Perisai Udara Israel, Inikah Kelemahan Sistem Pertahanan Udara Iron Dome?
Kabar lain, pada 3 Januari, sebuah drone kecil rahasia Pasukan Pertahanan Israel (IDF) terlihat terbang di atas Jalur Gaza Palestina.
Seorang fotografer lokal merilis rekaman drone sayap tetap yang ditenagai oleh lima mesin listrik.
Empat dari mesin diarahkan ke bawah, kemungkinan besar untuk lepas landas dan mendarat secara vertikal, dan yang lebih besar diarahkan ke belakang yang tampaknya menjadi propelan utama.
Hizbullah pernah menembak jatuh pesawat tak berawak jenis Israel yang tidak dikenal ini di atas gubernuran selatan Lebanon pada 30 September 2022.
Drone yang ditembak jatuh oleh Hizbullah dilengkapi dengan kamera digital mirrorless Sony Alpha yang dipasang pada gimbal yang distabilkan di bawah badan utamanya.
Ada lagi kamera kecil yang menghadap ke depan untuk navigasi. Drone yang terlihat di atas Gaza tampaknya dilengkapi dengan muatan serupa.
Drone tak dikenal itu benar-benar dibuat dari suku cadang yang tersedia secara komersial, yang menunjukkan itu dikembangkan secara khusus oleh IDF untuk misi pengintaian berisiko tinggi.
Ini akan menjelaskan penggunaannya di daerah panas seperti Lebanon Selatan dan Jalur Gaza. IDF terutama mengandalkan drone untuk mengawasi front utara dan selatannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/korea-selatan-kembangkan-iron-dome-mirip-punya-israel-untuk-hadapi-korea-utara-tapi-lebih-canggih.jpg)