Pilpres 2024
PPP Sebut KIB Akan Bertemu Bahas Capres Bulan Januari, Ada Partai Baru yang Akan Bergabung
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono mengungkapkan, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan bertemu
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono mengungkapkan, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan bertemu di Januari 2023 untuk membahas calon presiden (capres) yang akan diusung.
Saat ini KIB merupakan kesepakatan koalisi tiga partai yakni Golkar, PAN dan PPP. Nantinya, kata dia, akan ada partai baru yang ikut bergabung dengan KIB.
Baca juga: Bupati Purworejo Penuhi Janji, Cairkan Bantuan RTLH Sebelum Akhir Tahun
"(KIB) rencana ada pertemuan di bulan Januari, kita akan membahas capres. Dan nanti ada partai baru yang akan bergabung dengan KIB," kata Mardiono, saat menghadiri Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) DPW PPP DIY di Kabupaten Sleman, Rabu (28/12/2022).
Saat ini belum ada usulan siapa yang akan diusung.
Menurut Mardiono, PPP sendiri masih akan merangkum sekaligus mendengarkan suara dari tokoh masyarakat maupun suara kader PPP di seluruh Indonesia.
Nantinya usulan sosok yang diusung tersebut akan dibahas bersama KIB.
Mardiono menyampaikan, pada pemilu tahun 2019 lalu, Partai berlambang Ka'bah hanya mendapatkan 4,5 persen suara.
Sedangkan, syarat untuk dapat mencalonkan Presiden dan Wakil Presiden minimal harus memperoleh 20 persen suara di parlemen.
Karena itu, PPP bergabung bersama Koalisi Indonesia Bersatu.
"Nanti pengusungan capres dan cawapres kami harus menyatu dengan KIB. Nggak mungkin kami bisa sendiri - sendiri," kata dia.
Di sisi lain, selain soal capres dan cawapres, PPP saat ini mengaku tengah konsentrasi bagaimana bisa memperoleh kursi di tingkat Kabupaten/kota, Provinsi maupun pusat dalam pemilihan legislatif mendatang.
Pelbagai persiapan dalam rangka menyongsong tahapan pemilu 2024 telah dilakukan.
Satu di antaranya, di Yogyakarta menggelar LKKD diikuti oleh ratusan orang dari 4 badan otonom (Banom) yang dilahirkan PPP.
Antara lain, Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK); Angkatan Muda Ka'bah (AMK); Generasi muda Pembangunan Indonesia (GMPI) dan Gerakan Wanita Persatuan (WPP).
"Banom-banom ini menjadi ujung tombak di TPS. Dan akan berperan aktif mensosialisasikan program kerja PPP dan juga akan mendorong seluruh insan masyarakat tergerak untuk mendatangi TPS saat pemilu dan memberikan kepercayaan kepada PPP agar PPP bisa memperjuangkan umat. Bisa memperjuangkan rakyat, khususnya di DIY. Umumnya di seluruh Indonesia," kata Mardiono.
Baca juga: Sebanyak 350 ASN Akan Pensiun, Pemkab Kulon Progo Susun Formasi CASN 2023
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/PPP-DIY-di-Kabupaten-Sleman-Rabu-28122022.jpg)