Respon Sri Sultan HB X Soal Rencana Penghentian PPKM : Kondisinya Sudah Jauh Lebih Bagus

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, saat ini tren kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY telah menurun selama sepekan terakhir.

TRIBUNJOGJA.COM / Yuwantoro Winduajie
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X 

Bed RS untuk Covid-19 maupun selter isolasi dapat diadakan sewaktu-waktu jika lonjakan pasien Covid-19 kembali terjadi.

"Kalau memang tidak masalah selama RS mampu menampung ya saya kira dari pengalaman yang ada seluruh RS tahu apa yang harus dilakukan untuk itu," jelas Sri Sultan HB X lagi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, terdapat 629 kasus aktif di DIY per Senin (26/12/2022).

Jumlah itu menurun dibandingkan sepekan sebelumnya atau (19/12/2022) di mana terdapat 834 kasus aktif kala itu.

Dalam sepekan terakhir jumlah penambahan kasus baru rata-rata berada di angka 15 kasus dalam sehari. 

Jumlah itu jauh lebih rendah dibandingkan saat terjadi lonjakan kasus di akhir November 2022 yang sempat mencatatkan 124 kasus positif dalam sehari.

"Data terakhir penambahan kasus hanya 8 pasien sementara semua tambah 85," kata Kepala Bagian Humas Biro Umum Humas dan Protokoler Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji.

Selain itu. dari ratusan kasus aktif, terdapat 128 pasien yang menjalani perawatan di RS rujukan Covid-19

Rinciannya 15 pasien mendapat perawatan di ruang critical atau ICU dan 113 pasien mendapat perawatan di ruang non critical karena hanya bergejala sedang.

"Ketersediaan bed non critical 1.009 dan terpakai 113. Untuk critical tersedia 135 dan terpakai 15 tempat tidur," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved