Berita Purworejo

Seorang Wanita di Purworejo Tertabrak Kereta Api Saat Hendak Menyeberang Perlintasan Rel

Seorang wanita berinisial YNW (22), warga Dusun Buduk, Desa Malangrejo, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, tewas tertabrak Kereta

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Dewi Rukmini
Dua titik perlintasan Kereta Api di sekitar Desa Tegalkuning, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang tidak ada palang pintu Kereta Api dan penjaga. 

Kemudian, Narti berencana memasak serundeng keong menggunakan bahan yang sudah disiapkan adiknya. 

"Waktu jam 6 pagi itu (2/12/2022), adik saya ngomong pengen makan serundeng keong. Terus saya bilang, 'kamu yang cari saya yang masak'. Saya juga sudah kasih uang untuk beli bahannya. Mungkin dari situ, dia langsung cari keong di sawah," cerita Narti saat ditemui di rumahnya di Dusun Karangwaru, Desa Kliwonan, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (03/12/2022). 

Ia pun menegaskan bahwa adiknya tidak memiliki gangguan jiwa ataupun depresi.

Bahkan, sang adik sudah janjian mau jalan-jalan dengan teman-temannya. 

Sang adik (YNW) juga telah merencanakan acara perayaan ulang tahun anaknya dan peringatan hari pernikahan pada 27 Desember 2022 yang akan datang.

Perayaan itu rencananya akan diadakan di rumah suami YNW di Desa Malangrejo, Kecamatan Banyuurip, Labupaten Purworejo, Jawa Tengah. 

Namun, takdir berkata lain. YNW lebih dahulu dipanggil Yang Maha Kuasa.

Korban diketahui meninggalkan suami dan seorang bayi berusia sekitar 10 bulan.

Lantas, jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Jumat (2/12/2022) sore. 

Baca juga: Dinas Pariwisata Bantul Targetkan PAD di tahun 2023 Sebesar Rp 32 Miliar

"Kami (pihak keluarga) sudah ikhlas kalau apa yang menimpa YNW (korban) merupakan suatu musibah," ungkapnya.

Narti menambahkan, di tempat kejadian perkara (TKP) juga pernah terjadi peristiwa serupa. Saat itu, korban yang tertabrak kereta merupakan seorang petani yang sedang menggembala kambing. Sehingga musibah yang menimpa adiknya bukanlah kali pertama. 

Dari pantauan di lapangan, lokasi TKP memang sedikit berbahaya. Sebab, di lintasan rel yang bisa dilewati kendaraan bermotor tidak ada palang pintu Kereta Api dan penjaga.

Sehingga, sangat berbahaya untuk warga yang hendak menyeberang, namun tidak mengetahui jika ada Kereta Api sedang melintas. (drm)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved