Perang Rusia Ukraina

Operasi Rahasia Intelijen Inggris di Tengah Perang Rusia-Ukraina

Operasi rahasia dijalankan intelijen militer Inggris di tengah perang Rusia-Ukraina. Plotnya antara lain mengebom Jembatan Kerch di Semenanjung Krimea

Tayang:
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Wikipedia/Rosavtodor.ru
TARGET - Jembatan Krimea ini termasuk infrastruktur raksasa di Eropa yang dibangun Rusia setelah Semenanjung Krimea bergabung Federasi Rusia pada 2014. 

TRIBUNJOGJA.COM, LONDON – Empat serangan balik menyasar target-target strategis Rusia dalam dua bulan terakhir.

Dua kali serangan dan sabotase pengeboman terjadi di pangkalan udara dan Pelabuhan militer Rusia di Krimea.

Serangan berikutnya bom truk bunuh diri yang meledak di lajur jalan Jembatan Kerch atau Crimea Bridge.

Terbaru, pesawat nirawak (drone) baik udara maupun air menghantam kapal-kapal perang Armada Laut Hitam di pangkalan Sevastopol, Krimea.

Moskow menuduh agen rahasia dan intelijen militer Inggris serta Kanada di balik serangan-serangan dadakan itu.

Kiev membantah tuduhan itu, sebagaimana Inggris dan Kanada juga sama-sama menepis tudingan pemerintah Rusia.

Baca juga: Rusia Beber Bukti Ukraina dan Inggris di Balik Serangan Drone ke Sevastopol

Baca juga: Rusia Bombardir Ukraina dengan 83 Rudal, Putin Sebut Balasan Terhadap Peledakan Jembatan Krimea

Setelah serangan terbaru ke Sevastopol, Rusia langsung membalas aksi itu lewat serangan rudal secara masif, menyasar infrastruktur strategis Ukraina.

Dalam pekan-pekan terakhir, efeknya terlihat saat pasokan listrik ke kota-kota Ukraina terhenti. Terjadi ‘blackout’ signifikan di hunian-hunian penduduk Kiev.

Situs analisis intelijen Southfront.org dan media investigatif The Grayzone menerbitkan laporan dan ulasan yang menunjukkan keterlibatan intelijen militer Inggris di peristiwa itu.

Sebuah kapal patroli meninggalkan pangkalan perbatasan di pelabuhan Mariupol, Laut Hitam Ukraina, pada 11 Februari 2022. Rusia telah mengirim enam kapal perang tambahan ke wilayah itu selama seminggu latihan angkatan laut yang melibatkan puluhan kapal angkatan laut besar mulai akhir pekan ini.
Sebuah kapal patroli meninggalkan pangkalan perbatasan di pelabuhan Mariupol, Laut Hitam Ukraina, pada 11 Februari 2022. Rusia telah mengirim enam kapal perang tambahan ke wilayah itu selama seminggu latihan angkatan laut yang melibatkan puluhan kapal angkatan laut besar mulai akhir pekan ini. (Alexey Filippov / AFP)

Bocoran Dokumen The Grayzone

Laporan yang ditulis jurnalis investigasi Kit Kalenberg dari The Grayzone, memperlihatkan bocoran dokumen rahasia yang mereka peroleh dari sumber anonim.

Dokumen itu berisi rencana sel intelijen militer Inggris untuk mengatur dan melatih tentara "partisan" rahasia Ukraina dengan instruksi eksplisit untuk menyerang sasaran Rusia di Krimea.

Pada 28 Oktober, serangan pesawat tak berawak Ukraina merusak kapal utama armada Laut Hitam Rusia di pelabuhan Sevastopol, Krimea.

Moskow segera menyalahkan Inggris karena membantu dan mengatur operasi itu. Moskow juga menyimpulkan ledakan di jaringan pipa Nord Stream adalah aksi sabotase Inggris.

Kementerian Pertahanan Inggris mengeluarkan bantahan keras sebagai tanggapan, menyebut tuduhan itu sebagai "klaim palsu dalam skala epik."

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved