Berita Kesehatan
Deteksi Kesehatan Ginjal dengan Pemeriksaan Protein Urine
Pemeriksaan protein urine umumnya digunakan untuk melihat kondisi kesehatan ginjal.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com - Kesehatan ginjal kini banyak disorot seiring merebaknya penyakit gagal ginjal akut yang marak diderita anak-anak.
Bagaimana cara mengetahui kesehatan ginjal yang notabene organ dalam kita?
Untuk mengetahui ginjal dalam kondisi sehat atau tidak, bisa dilakukan dengan pemeriksaan protein dalam urine.
Melansir Kidney Fund, dalam kondisi normal, protein biasanya berada di dalam darah.
Jenis protein utama yang ada di dalam darah disebut albumin.
Baca juga: Kenali 5 Stadium dalam Gagal Ginjal dan 3 Pengobatan yang Direkomendasikan
Protein adalah zat yang berguna untuk membantu membangun tulang dan otot, mencegah infeksi, serta mengontrol jumlah cairan di dalam darah.
Ketika ginjal bermasalah, protein yang semestinya di dalam darah dapat bocor dan masuk ke dalam urine.
Akibatnya, kadar protein urine seseorang tinggi atau melonjak.
Kondisi ini bisa dideteksi lewat pemeriksaan protein urine.
Tujuan pemeriksaan protein urine Melansir Cleveland Clinic, pemeriksaan protein urine umumnya digunakan untuk melihat kondisi kesehatan ginjal.
Jika kondisi ginjal terganggu, filter atau penyaringan organ ini tidak bisa bekerja optimal.
Akibatnya, protein dari darah merembes ke urine.
Munculnya albumin atau protein di urine dalam jumlah kecil disebut mikro-albuminuria.
Penyebab protein urine sedikit meningkat ini bisa berasal dari olahraga berat.
Saat penyakit ginjal bertambah parah, jumlah albumin atau protein di urine juga bisa melonjak.