Perang Rusia Ukraina

Rusia Beber Bukti Ukraina dan Inggris di Balik Serangan Drone ke Sevastopol

Rusia menemukan data di drone penyerang Ukraina buatan Kanada dan dioperasikan dari kapal sipil uang melalui koridor gandum Laut Hitam.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Alexey Filippov / AFP
Sebuah kapal patroli meninggalkan pangkalan perbatasan di pelabuhan Mariupol, Laut Hitam Ukraina, pada 11 Februari 2022. Rusia telah mengirim enam kapal perang tambahan ke wilayah itu selama seminggu latihan angkatan laut yang melibatkan puluhan kapal angkatan laut besar mulai akhir pekan ini. 

Menurut Moskow, kapal-kapal Rusia yang menjadi sasaran drone Ukraina telah terlibat dalam pengamanan "koridor gandum."

Baca juga: Analisis Pakar : Kherson Jadi Penentu Pertempuran Rusia-Ukraina Jelang Musim Dingin

Serangan itu mendorong Rusia menangguhkan tanpa batas keikutsertaannya dalam pakta tersebut, yang menyebabkan reaksi marah dari Presiden AS Joe Biden.

Duta Besar Moskow untuk Washington Anatoly Antonov menanggapi Biden dengan mengatakan fakta yang benar-benar “keterlaluan” adalah Washington kembali menahan diri untuk tidak mengutuk “tindakan sembrono rezim Kiev.”

Antonov juga menolak sindiran Rusia menyebabkan kelaparan global, mencatat Moskow telah berulang kali menyoroti pentingnya memasok negara-negara termiskin dengan barang-barang pertanian.

Pada Sabtu, Menteri Pertanian Rusia Dmitry Patrushev mengatakan Moskow siap memasok hingga 500.000 ton biji-bijian ke negara-negara miskin secara gratis dalam empat bulan ke depan, dengan bantuan Turki.(Tribunjogja.com/RussiaToday/xna)

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved